January 24, 2020

ZenFinity 2017 dan Warna-warni Brand Ambassador

Begitu melintasi red carpet di Ballroom Pullman Hotel Jakarta
Central Park, saya telah merasa bahwa akan terjadi sesuatu yang mengharukan dan
mencengangkan. Langkah saya kian pasti memasuki ruangan yang sebenarnya lebih
dari apa yang bisa saya definisikan. Ruangan itu dipenuhi oleh boothbooth keren, yang menantang adrenalin, warna-warna cerah dari
dinding, gemerlap lampu dan semangat dari mereka yang mendapat undangan untuk
dapat hadir di sini. Di mana-mana adalah mereka yang berfoto untuk mendapatkan
kenang-kenangan dari perhelatan besar ini. ZenFone
Zoom S dengan kamera spektakuler
dan ZenFone
Live dengan video expert
.

Photo by Katerina
Inilah ZenFinity
2017! Sebuah acara yang penuh warna-warni. Bisa dipastikan bahwa ZenFinity
menjadi pertemuan penting bagi para pecinta gadget. ASUS selaku penyelenggara
ZenFinity jauh-jauh hari telah menjanjikan kepada para undangan bahwa hari ini
akan istimewa. Saya merasa keistimewaan itu begitu “berlebih” dan mendapat
apresiasi yang besar sekali saat berkali-kali disebut namanya kami dalam sebuah
kelompok yang riuh.
“BLUS
Community!!!” Indra Herlambang menyerukan komunitas blogger yang dibentuk ASUS tahun lalu, ini semakin menambah
semangat untuk mengikuti ZenFinity sampai akhir.
Kejutan-kejutan
Manis Sepanjang ZenFinity 2017
Ternyata benar,
ASUS memberikan kejutan-kejutan manis sepanjang ZenFinity 2017. Kejutan yang
pertama, tentu ini sangat dinantikan adalah kehadiran Joe Taslim sebagai Brand Ambassador ZenFone Zoom S. Joe tampak
begitu gagah menaiki panggung utama, lalu berpose sama dengan poster yang
tampil di layar belakangnya. Joe lalu memamerkan ZenFone Zoom S dengan gaya
yang elegan, awak media dan blogger
yang sebelumnya diundang Indra maju ke depan, lantas berebut untuk mengambil
foto Joe dengan senyum yang tak pernah lekang dari wajah tampannya. Indra juga
sedikit membangun diskusi dengan Joe tentang keunggulan apa yang paling Joe
sukai dari ZenFone Zoom S. Joe menyebut, ia sangat menyukai dua kamera belakang
dari smartphone tersebut. Bagi Joe yang tiap saat beraktivitas dalam sebuah
produksi film, ia tak mau ketinggalan membagikan momen di belakang layar dengan
mudah kepada penggemar.
Joe Taslim rupanya
tidak sendirian. Sesuai dengan janji, ASUS mengenalkan dua wanita muda yang
kini sedang bergerak cepat mencapai puncak karir, Tatjana Shapira dan Sheryl Sheinafia, keduanya didapuk sebagai Brand
Ambassador ZenFone Live.
Cantik dan menawan begitulah Tatjana dan Sheryl di
atas panggung dengan gaya khas memamerkan ZenFone Live. ZenFone Live sendiri
sebuah smartphone dengan fitur utama BeautyLive, di mana saat kamu melakukan live di media sosial, wajah akan tampak
cerah, bahkan di ruangan minim cahaya sekalipun. Indra sempat menantang Tatjana
dan Sheryl untuk melakukan live ke
media sosial melalui fitur BeautyLive yang mendukung banyak media sosial
terutama Facebook, Instagram, Youtube, Bigo dan masih banyak lagi.
Joe Taslim,
Tatjana Shapira dan Sheryl Sheinafia adalah Brand Ambassador sebenarnya dari
ASUS ZenFone Zoom S dan ZenFone Live. Lalu, kami adalah “brand ambassador” yang penuh warna-warni. Datang dari berbagai
daerah, membawa lelah dan meneriakkan #ZenFinity2017 sampai 10 jam trending topic di Twitter Indonesia. Kami hanya 45 kepala dengan segenap
tawa, canda, ketukan jari di atas keypad
yang tak henti, jepret kamera ke segala arah, berteriak lantang dan berseru
keras saat petinggi ASUS Indonesia naik ke atas panggung. Orang pertama yang
dengan santai tetapi tetap bersahaja adalah Muhammad Firman, Head of Public
Relations and e-Marketing ASUS Indonesia. Seakan ini adalah temu ramah kami
dari BLUS Community setelah sekian lama hanya bercanda melalui grup WhatsApp.
Bapak yang selalu tampak tenang ini memaparkan sedikit tentang keunggulan dari
kedua smartphone yang dilaunching hari itu.
Sore berganti
begitu cepat, saatnya Benjamin Yeh, selaku Regional Director ASUS South East
Asia, naik ke atas panggung. Benjamin mengapit dua smartphone terbaru ini. Dengan bangga, tentunya, Benjamin
memperkenalkan ZenFone Zoom S dan ZenFone Live secara resmi. Benjamin sedikit
memberikan gambaran tentang produk anyar yang menyasar generasi berbeda ini.
Tepuk tangan
begitu menyeruak saat Benjamin turun dari panggung. Tak lama, mungkin yang
ditunggu-tunggu, khususnya oleh kami, mungkin juga oleh mereka yang gemar
mengoleksi oppa-oppa, adalah si
tampan nan gagah, Galip Fu, Marketing Manager ASUS Indonesia, dengan pesonanya
naik ke atas panggung. Galip dengan suara beratnya memberikan
kelebihan-kelebihan dari ZenFone Zoom S. Galip juga yang menggandeng Joe Taslim
ke atas panggung setelah pengenalan singkat itu. Galip dan Joe tampak
memamerkan ZenFone Zoom S sambil menjawab beberapa pertanyaan dari Indra
Herlambang.
Cindy Ferlany,
Product Manager ASUS Indonesia, dengan cantik mengenalkan ZenFone Live. Begitu
cantiknya ibu ini begitu juga cantiknya ZenFone Live. Setelah mengenalkan
fitur-fitur unggulan, seperti yang telah disebutkan khususnya fitur BeautyLive,
ASUS dengan resmi mengundang dua wanita cantik lain. Suara Indra Herlambang
begitu keras saat memanggil Tatjana dan Sheryl. Dimulai dari sini warna-warni brand ambassador ASUS Indonesia begitu
kuat terasa. Di mana-mana adalah jepretan kamera baik melalui DSLR, Mirroless
maupun smartphone.
Karpet Merah
ZenFinity 2017
Biasanya, saya
selalu terkagum-kagum dengan mereka yang berjalan di atas karpet merah. Rasanya
tangan melambai ke penonton, ke kamera-kamera adalah sesuatu yang begitu
berharga dan sulit dilewatkan. Namun kali ini saya sendiri yang tersipu malu
melewati karpet merah. Benaran! Ini adalah karpet merah sebenarnya seperti pada
ajang penghargaan film-film. Setelah melakukan scan pengenal dan mendapatkan tanda pengenal untuk masuk ke
Ballroom, kami harus melintasi karpet merah!
Siapa yang
melewati karpet merah ini wajib untuk berfoto. Para juru kamera dengan sorak
bergembira meminta senyum dari siapa yang lewat dan berfoto. Senyum merekah
dari mereka yang lewat. Foto-foto diambil dengan banyak lensa. Lalu ini menjadi
kenangan khusus karena kami merasa begitu istimewa. Tak hanya melintas saja di
atas karpet merah, kami juga dapat berfoto sepuasnya untuk mendapatkan hasil
terbaik. Karpet merah ZenFinity 2017 menjadi bagian terpenting untuk saya dan
BLUS Community karena di sini kami bisa mendapatkan foto keluarga terbaik.
Karpet merah ini juga seakan mewakili kebersamaan yang kami rasakan dengan
penuh suka dan duka.
Gambar Bergerak,
Spesial untuk Undangan ZenFinity 2017
Di ZenFinity 2017,
terdapat suguhan manis yang tak bisa dilewatkan begitu saja. Di sini kamu bisa
bergaya sebanyak 3 kali yang nanti akan digabungkan menjadi sebuah video keren.
LOLPhotobooth adalah sebuah aplikasi yang bisa kamu download di PlayStore. Kami tak mau ketinggalan untuk mengabadikan
foto di booth ini. Saya sendiri
menunggu waktu sepi untuk berfoto karena padatnya undangan yang tak mau
ketinggalan momen di sini.
Foto sesi yang
dilakukan adalah 3 gaya dan dapat ditambah dengan ikon-ikon pendukung yang
terdapat di sana. Ketiga gaya ini nanti akan diprint lalu kita cukup melakukan scan
barcode dari hasil foto ini. Hasil scan dapat langsung dibagikan ke media
sosial dalam bentuk foto atau video yang berdurasi singkat.
Asyiknya, kami
dapat berfoto dengan tiga Brand Ambassador ASUS, Joe, Tatjana dan Sheryl.
Bagaimana ceritanya? Ketiga selebriti ini rupanya ingin mencicipi bagaimana
rasanya LOLPhotobooth. Usai mereka berfoto, langsung kami cegat untuk dapat
berfoto bersama kami. Asyiknya lagi, kami semua kebagian softcopy dari foto itu tanpa harus dikirim melalui media lain cukup
dengan scan barcode saja.
Langsung saja,
teman-teman saya mengirim pesan setelah melihat foto tersebut. Katanya, saya
beruntung bisa berfoto dengan tiga Brand Ambassador ASUS sekaligus. Benar sih, karena cuma grup kami saja yang
kebagian foto ini. Untungnya lagi, saya mengekor di belakang emak-emak yang
cukup berani mencegat Joe untuk berfoto. Kalau sendiri, jangan harap saya
berani memangil “Bang Joe, foto sama saya dong!”
Kesempatan yang
tak datang kedua kali. Dan hanya di ZenFinity ini saya bisa melihat Brand
Ambassador berbaur dengan para undangan tanpa sungkan. Di mana-mana adalah
mereka yang meminta foto terutama dengan Joe Taslim!
Colek ZenFone Zoom
S dan ZenFone Live
Colek boleh tapi jangan dibawa pulang!
Mungkin begitu
kalimat yang tepat saat kami dikerahkan ke ruangan khusus, di mana ZenFone Zoom
S dan ZenFone Live berserak di mana-mana. Tentu saja, kabel yang dikaitkan di portable tidak bisa dicopot karena akan
membunyikan suara memengkakkan telinga. Kami bebas meraba, mencolek,
mengutak-atik fitur-fitur dari kedua smartphone
unggulan ini. Boothbooth yang di atasnya terdapat ZenFone
Zoom S dan ZenFone Live ramai oleh mereka yang sedang menikmati kemewahan dari
keduanya.
Benar saja. Saat saya
mencoba membuka BeautyLive dari ZenFone Live, wajah saya langsung merekah
bagaikan kembang manis. Masih bersyukur saat ini saya tidak terhubung ke
internet, jika tidak bisa dipastikan saya akan mencak-mencak oleh love dan like, jika itu ada. Tapi, benaran. Fitur ini membuat wajah saya
benar-benar bersih, tanpa noda dan sangat dapat kamu andalkan dalam “kencan
manja” di Bigo maupun aplikasi live
lain.
Tak
mau ketinggalan untuk bergaya dengan ZenFone Zoom S, saya memilih gaya yang
mirip dengan Joe Taslim. Wajah lelah namun tetap tersenyum saat sebelah mata
ditutup dengan bodi smartphone keren
untuk fotografi ini. Saya tidak mau ketinggalan untuk mengulik lebih jauh
tentang generasi terbaik dari fotografi dari ASUS ini. Dengan kamera yang
sangat mumpuni – ulasannya di bagian berikutnya – membuat saya benar-benar
khawatir bahwa hasil foto akan sangat spektakuler. Jika itu terjadi, maka saya
akan termasuk ke dalam golongan yang penuh suka cita menikmati hasil kamera
dari sebuah smartphone saja.
Di
sini, selain ZenFoner Zoom S dan ZenFone Live, kamu juga bisa “mencolek”
mbak-mbak cantik yang dengan ceria memamerkan kedua generasi terbaik ini. Colekannya
itu hanya berlaku dalam sapaan, “Lihat sini, Mbak!” atau “Senyum, Mbak!” lalu
jepret mereka yang sedang memeluk ZenFone Zoom S atau ZenFone Live.

Khawatir
sih ada, saya takut tidak dapat
berpaling dari kedua smartphone ini. Namun
waktu begitu cepat berlalu. Kamu harus masuk ke dalam untuk menikmati suguhan
manis lain dari ASUS, yaitu gala dinner.
Bisa ditebak, seperti tahun-tahun yang lalu, di gala dinner, ASUS akan menghadirkan penyanyi papan atas Indonesia. Tahun
ini, selain Sheryl ada juga Tulus yang langsung diteriakkan manja oleh ibu-ibu
dan wanita muda lain.
Saya dalam Lensa Kamera Katerina
Mbak Rien, begitu
kami memanggil wanita cantik ini. Bahkan, sebelum saya sampai di Jakarta, dalam
perjalanan subuh dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, lalu transit
di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, baru kemudian sampai di Jakarta
dengan mata yang tak bisa lagi dipejam. Saya telah “wanti-wanti” ke Mbak Rien
untuk menjadikan saya model. Ingin ngakak
sih
melanjutkan kalimat ini, tetapi saya harus percaya diri untuk tampil di
depan kamera Kapan lagi saya menjadi model dalam sebuah lensa yang bagus?
Begitu keluar dari
Ballroom Pullman Hotel Jakarta Central Park, saya langsung mengekor Mbak Rien
untuk menjadi modelnya. Ini termasuk momen yang tidak bisa saya lupakan, sama
seperti menjadi model Mbak Rien, saat mengikuti Zenvolution di Bali tahun 2016.
Saya cukup sumringah saat Mbak Rien menjepret dan mengarahkan gaya. Biar lelah,
gambar-gambar yang dihasilkan cukup mewakili obsesi saya menjadi model
sesungguhnya. Tapi sayang, tentu tidak mungkin, biarkan saya menjadi model
jadi-jadian saja seperti ini!
Kamar Hotel Pullman Jakarta Central Park
Tiba di kamar hotel, saya berlari ke sana-kemari untuk mendapatkan kamar mandi. Bingung sudah pasti karena ini kok beda sekali dengan hotel lain. Ah, apa saya yang terlalu kurang pergaulan atau memang arsitektur hotel ini yang tak biasa. Celingak-celinguk, akhirnya saya mendapati kamar mandi di tengah ruangan. Dan lagi-lagi, saya sedikit tercengang dengan bagian bawah terbuka – kaca terbuka. 

Hotel Pullman Jakarta Central Park, itulah nama penginapan sekaligus tempat ZenFinity 2017 diadakan. Hotel ini termasuk kawasan yang elit, di mana-mana adalah tempat untuk bersenang-senang. Nginap di hotel mewah menjadi bagian terpenting selama ZenFinity 2017. Belum lagi saya bebas untuk mandi berkali-kali, tidur enak di kasur empuk, lalu sarapan dengan menu-menu spesial. Ibaratnya, ini adalah perbaikan gizi yang selama ini tertunda. 
Ada istilah yang keren menurut kami, bahwa waktu istirahat sebentar adalah waktu untuk ke jembatan di Jakarta Central Park ini. Banyak momen yang kemudian kami abadikan di atas jembatan yang cantik tersebut. Menariknya, di atas jembatan itu banyak sekali orang yang melintas seakan-akan “hanya” untuk mengambil foto saja! 
Dan, begitulah ZenFinity 2017 berlalu begitu saja. Sekali lagi, selamat untuk ASUS atas lahirnya dua smartphone terkeren yaitu ZenFone Zoom S dan ZenFone Live!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *