Laptop ASUS yang Cocok

VivoBook 14 (A416) Laptop ASUS yang Cocok untuk Guru dan Siswa Saat Belajar Daring

Laptop ASUS yang cocok untuk kebutuhan sehari-hari sangat beragam. Hanya saja, saat memilih mana yang tepat setidaknya mempertimbangkan kebutuhan itu sendiri. Laptop yang akan dibeli lebih banyak dipakai buat apa, kemudian menentukan besaran biaya yang akan dikeluarkan.

Sudah hampir 1 tahun kita menghabiskan waktu; belajar maupun bekerja, dari rumah saja. Yang semula semua hal dilakukan secara tatap muka, saling menyerahkan laporan maupun tugas print-out, di masa begini semua tugas harus dikirim melalui e-mail maupun harus tersimpan di penyimpanan awan.

Sebenarnya tidak rumit, malah menjadi sangat praktis. Kita cuma duduk manis di depan layar menyala, mengerjakan tugas dengan baik lalu mengirimkannya dalam waktu itu juga. Tak lama, kita akan mendapatkan balasan perlu atau tidaknya revisi suatu persoalan.

Baca Juga:

Pendidikan dan Teknologi yang Semakin Dekat

Dalam satu dekade, penerapan teknologi di dunia pendidikan makin maksimal. Contoh yang paling nyata adalah ketika pandemi Covid-19 makin menjadi-jadi. Di mana World Economic Forum mencatat di kuartal kedua sekitar 1,2 miliar anak di dunia terganggu proses belajar karena wabah ini.

Sekolah jarak jauh menjadi pilihan terbaik untuk memutus mata rantai penyakit ini. Di satu sisi, lembaga pendidikan tidak mampu menjangkau semua aktivitas anak saat belajar daring. Maka, investasi di bidang pendidikan menjadi awal baru perubahan ini di mana start-up berkembang dan bermunculan yang lebih efisien.

Secara global, tahun 2019 menjadi masa di mana suntikan dana dalam bidang teknologi pendidikan mencapai puncaknya yaitu USD18,6 miliar (setara dengan Rp259 triliun). Minat investor dalam bidang ini akan terus meningkat dalam perkiraan tahun 2025 mencapai USD350 miliar atau setara dengan Rp4,8 kuadriliun.
Laptop ASUS yang CocokBukankah itu sangat fantastis? Memang benar start-up akan membantu anak-anak tetapi sekolah tetap akan berjalan sebagaimana mestinya.

Tokoh terkemuka dunia, Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, telah menyumbangkan USD5 juta (setara dengan Rp70 miliar), kepada Khan Academy. Organisasi ini sedang giat sekali memberikan pelatihan jarak jauh secara gratis. Materi yang diberikan antara lain konten digital kekinian, seperti YouTube, situs web maupun aplikasi seluluer. (kompas.com, 17/01/2021).

Tidak berhenti di satu titik saja, belajar daring yang dilakukan 236 persen selama pandemi membuat layanan Telkomsel meningkat tajam. Harus diakui bahwa layanan plat merah ini yang menguasai dari perkotaan ke pedesaan. Dalam catatan Fariz Isnaini, CEO AyoBlajar, anak Indonesia ke depannya adalah pelakon teknologi pendidikan yang bisa mencapai 45 juta siswa. (techinasia.com, 05/01/2021).

Organisation for Economic Cooperation and Development mencatat ‘hanya’ 34 persen anak Indonesia selama pandemi yang terhubung ke komputer. Kita harus melihat banyak faktor sebelum memutuskan bahwa cuma satu model saja yang salah. Taraf ekonomi pedesaan bisa menjadi faktor penting di mana pandemi yang tiba-tiba menjadi kejutan mental bagi orang tua. Dalam waktu mendadak harus membeli laptop atau perangkat elektronik lain yang kiranya itu mustahil.

Pembelajaran yang dikemas dalam bentuk audio visual menarik minat anak saat belajar. Proses yang semula monoton mendapat perhatian khusus akan hal itu.

Kebutuhan Laptop Semasa Belajar Daring

Demikian pula, aktivitas sekolah yang ‘wajib’ belajar bersama guru di dalam kelas kemudian dihadapkan belajar secara daring. Mungkin guru tidak kalang kabut karena alat tempur berupa laptop sudah ada. Tidak sama dengan anak-anak yang hanya beberapa saja memiliki perangkat ini; bahkan smartphone saja tidak semua anak memilikinya.

Mulailah dari sini kebingungan itu dimulai; tetapi proses pembelajaran dipaksa jalan terus tanpa excuse me bahwa sebagian anak-anak tidak memiliki perangkat. Grup kelas dibuat, tugas diberikan dalam bentuk dokumen, lalu pembelajaran melalui video conference tidak bisa dielak sama sekali.

Orang tua yang kebingungan tentu mencari celah agar bisa memenuhi kebutuhan anak itu. Belajar daring yang kontinu membuat orang tua memikirkan dua hal akan itu. Apakah membeli smartphone atau laptop. Kedua hal yang saling berhubungan tetapi membutuhkan pertimbangan khusus sebelum membelinya.

Misal, di harga Rp 4 jutaan, sebuah laptop bisa dibeli untuk dipakai – bahkan – sampai kuliah nanti. Tidak demikian dengan smartphone, di harga yang sama dibeli bulan ini, bulan depan mungkin sudah keluar tipe terbaru yang anak sendiri mengubah pendirian karena ikut arus.

Di masalah lain, jika membeli smartphone, tugas lain juga harus diketik menggunakan laptop bahkan beberapa tugas harus dicetak yang kemudian diserahkan pada waktu yang telah ditentukan guru. Hal-hal genting demikian tidak bisa dikerjakan oleh smartphone meskipun perangkat ini mudah untuk merekam video, memotret, maupun video conference melalui aplikasi yang telah ditentukan.

Perlu kita ketahui – juga orang tua – banyak hal yang terlihat sepele tetapi tidak bisa dikerjakan dengan smartphone. Video call selama proses pembelajaran masih bisa diamankan, tetapi saat menyelesaikan soal pelajaran eksakta barangkali laptop lebih mumpuni menulis rumus-rumus.

Dalam sehari anak kita akan belajar dari jam 8 sampai jam 2 siang. Seminggu ada 6 hari proses pembelajaran; belum lagi kelas tambahan dan kita kecualikan sekolah yang libur hari Sabtu. Faktor kesehatan mata atau kelelahan dengan layar kecil patut dipertimbangkan. Layar laptop 14 inci bukan berarti aman tetapi lebih aman dibandingkan layar smartphone.

Bicara aman saja tidak cukup karena semua perangkat elektronik tidak pernah aman untuk mata. Hanya saja, kita punya trik tersendiri agar mata bisa aman, badan tidak sakit, dan tugas yang dikerjakan juga lancar.

Untuk saat ini, kita tidak tahu sampai kapan belajar dari rumah ini akan bertahan. Di beberapa tempat memang sudah dilaksanakan pembelajaran tatap muka yang bersifat sementara. Bisa saja kemudian hari berubah kembali karena kondisi.

Laptop yang sudah dibeli meskipun belajar tatap muka sudah aktif, juga tidak disimpan begitu saja di dalam lemari. Pembelajaran ‘modern’ dengan teknologi sudah mulai diterapkan apalagi anak-anak sudah terbiasa dengan perangkat ini. Di beberapa sekolah, belajar menggunakan laptop sudah diterapkan sehingga perangkat ini menjadi sarana pendukung yang memadai.

Pemilihan Laptop yang Tepat untuk Belajar Daring

Dalam suatu waktu dalam kisah ini – belajar daring – kebutuhan tidak cuma satu. Orang tua harus memulai penghematan tidak saja di satu sektor saja. Ibaratnya, di dalam sebuah keluarga terdiri dari orang tua pekerja, dan 2 anak sekolah. Mau tidak mau jaringan WiFi sudah harus terpasang, tidak lagi cukup mengandalkan portable hotspot dari smartphone.

Dalam kondisi yang demikian, kita sebut orang tua mendapat dukungan perangkat dari kantor mereka. Tidak demikian dengan kedua anak. Nah, orang tua yang menghemat kebutuhan primer dan sekunder dalam waktu bersamaan, harus memilih perangkat yang cukup menutupi pengeluaran lain.

Sebut saja untuk laptop kedua anak masing-masing Rp 4 juta sampai Rp 5 juta. Orang tua harus mengeluarkan biaya maksimal Rp 10 jutaan untuk mendukung proses pembelajaran anak. Laptop ini tentu akan berguna dalam waktu lama, tidak saja ‘karena’ belajar daring semata.

Kenapa budget yang menjadi pertimbangan utama saat memilih laptop untuk pembelajaran jarak jauh? Di masa yang tidak tentu ini, kebutuhan yang mendadak bisa terjadi dan alasan lain seperti yang sudah disebut, dalam sebuah keluarga yang semua butuh laptop. Dengan memaksimalkan budget, seluruh anggota keluarga tidak terganggu aktivitasnya.

Pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19 ‘sama dengan’ pembelajaran langsung. Tempat saja yang berbeda. Jadwal dan mata pelajaran yang diajarkan tetap sama. Waktu belajar juga sama; barangkali berubah sedikit saja. Misalnya jika pembelajaran efektif 45 menit, maka selama pandemi 1 jam pelajaran dihitung 30 menit.

Proses belajar mengajar 2 jam pelajaran untuk SMA 60-90 menit. Dalam sehari misalnya ada 4-5 pelajaran maka proses belajar di depan laptop juga akan sampai jam 2 siang. Dengan estimasi waktu belajar yang demikian, pemilihan perangkat yang tepat untuk semua anggota keluarga sangatlah penting masuk pertimbangan.

Laptop ASUS yang Cocok untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Laptop yang unggul sangat banyak. Laptop ASUS yang cocok untuk kebutuhan pembelajaran jarak jauh juga beragam. Dengan pertimbangan yang telah saya sebutkan tadi, orang tua benar-benar dituntut untuk bijaksana dalam memilih perangkat.

ASUS VivoBook 14 (A416) saya tawarkan untuk mereka yang butuh produktivitas tinggi. Tentu, banyak sekali pertimbangan; berdasarkan pengalaman di sekolah yang praktis dan dinamis.

Laptop ASUS yang Cocok

VivoBook 14 (A416) dirancang untuk memenuhi kebutuhan harian pengguna aktif. ASUS sadar betul bahwa selama pandemi Covid-19 ini, semua hal dilakukan dari rumah saja. Sasaran yang tepat pasti dari VivoBook 14 (A416) karena memulai penjualan dengan harga Rp4 jutaan.

Jimmy Lin, selaku ASUS Regional Director Southeast Asia, dalam siaran tertulis menyebut, “VivoBook 14 (A416) merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam menghadirkan laptop berkualitas tinggi untuk semua kalangan. Didukung oleh berbagai teknologi serta fitur terkini, VivoBook 14 (A416) merupakan laptop yang selalu dapat diandalkan oleh siapapun, kapanpun dan di manapun,”

Desain Anak Muda dan Bobot Ringan

Dalam menghadirkan sebuah produk tentu memperhatikan segmen yang dituju. VivoBook 14 (A416) memang laptop ASUS yang cocok untuk anak-anak sekolahan. Desain yang kekinian, warna yang sangat mewah serta bobot yang ringan sehingga mudah dibawa ke mana-mana.

VivoBook 14 (A416) memiliki bobot 1,6 kilogram dengan ketebalan 19,9mm. Untuk anak muda, laptop ini sangat disarankan karena selain bodi yang tidak terlalu berat, juga tersedia charger yang ikut dibuat seringkas mungkin sehingga tidak memakan banyak tempat di dalam tas.
Laptop berat menjadi pertimbangan lain bagi anak muda. Bahkan, semakin ringan laptop barangkali anak muda semakin tertarik karena mereka lebih banyak bekerja di luar ruangan. Selain bobot yang ringan, layar 14 inci juga sangat efektif untuk menghadirkan suasana baru berkat teknologi NanoEdge Display.

Dalam balutan bezel layar tipis, VivoBook 14 (A416) memungkinkan screen-to-body ratio sampai dengan 82%. Meskipun berada di rentang harga cukup terjangkau, laptop ini tidaklah termasuk ke dalam kategori murahan. Bodi yang dibuat sesuai dengan keinginan dari pengguna perangkat itu sendiri.

Layar Terbaik untuk Generasi Terbaik Pula

Ringan dibawa ke mana-mana itu sudah pasti. ASUS tidak berhenti di satu titik saja dalam menghadirkan sebuah produk unggulan. Dalam arti, meskipun harganya terjangkau tetapi tidak memangkas di bagian penting seperti layar.

Kebutuhan layar sangat utama. Begitu kita buka laptop, yang dilihat pertama adalah performa layar baik atau bahkan buram. Layar yang jernih dengan kapasitas yang baik akan menghadirkan kenyamanan tersendiri. Bayangkan, kita harus bekerja di layar yang tidak maksimal, bukan sakit mata saja tetapi bekerja jadi tidak nyaman.

VivoBook 14 (A416) memiliki 3 pilihan layar yang bisa dipertimbangkan saat pembelian. Pilihan tersebut antara lain: 14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) IPS Anti-Glare, 14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare, dan 14.0″ (16:9) LED backlit HD (1366×768) Anti-Glare. Pilihan pertama dan kedua berbeda pada IPS Anti-Glare sama, sedangkan pilihan ketiga adalah pada resolusi layar itu sendiri.
Jika membutuhkan pengamanan layar lebih terhadap banyak hal; tidak silau, maka pilihan pertama dan kedua sudah tepat. Namun, apabila budget dirasa kurang, pilihan ketiga juga tidak masalah karena performa sudah lebih baik.

Dukungan layar yang baik ini ditandai dengan disematkannya kartu grafis NVIDIA GeForce MX350 (optional) ataupun Intel UHD Graphics. Pilihan kartu gratis ini juga tergantung pada ketersediaan maupun pemilihan layar dan prosesor dari VivoBook 14 (A416). Untuk GPU dari NVIDIA, dan memori lebih besar maka harga yang ditawarkan juga lumayan tinggi tetapi tidak termasuk mahal.

Dengan grafis yang mumpuni ini, VivoBook 14 (A416) dapat diajak bekerja lebih baik dalam mengedit foto, video maupun konten lain yang kekinian dan sangat akrab dengan anak muda. Sehingga, konten yang dihadirkan juga lebih bersahabat dan beragam.

Layar 14 inci dari VivoBook 14 (A416) memiliki sudut pandang sampai dengan 178 derajat. Dalam sudut yang cukup, pengguna tidak akan terganggu dengan hal-hal lain di sekitar sehingga bisa bekerja lebih maksimal.

Laptop ASUS yang Cocok untuk Belajar Pakai Prosesor Kencang Ini

Prosesor sangat memengaruhi pilihan pengguna saat menentukan laptop mana yang sesuai. VivoBook 14 (A416) adalah laptop ASUS yang cocok untuk bekerja dalam berbagai kondisi. Dalam membantu pekerjaan maksimal, ASUS memilih prosesor 10th Gen Intel Core.

Prosesor modern ini datang dengan berbagai fitur dan teknologi terkini yang tak kalah mumpuni. Pengguna dapat menikmati multimedia tanpa terkendala dan berselancar di internet lebih cepat. Prosesor versi tertinggi adalah Intel Core i5-1035G1 yang memiliki konfigurasi 4 core dan 8 thread, serta boost clock sampai 3,6GHz.

Penawaran yang diberikan ASUS juga beragam sehingga calon pengguna tidak perlu gusar. VivoBook 14 (A416) memiliki 3 pilihan prosesor, antara lain: Intel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz), Intel® Core™ i3-1005G1 Processor 1.2 GHz (4M Cache, up to 3.4 GHz), dan Intel® Celeron N4020 Processor 1.1GHz (4M Cache, up to 2.8GHz).
Saya pikir, ASUS memiliki banyak sekali pertimbangan saat memilih 3 model prosesor ini. Dengan banyak pilihan, maka calon pengguna juga banyak alternatif sesuai dengan budget yang mereka punya. Dengan itu, anak-anak di rumah masih tetap bisa belajar dengan baik tanpa terkendala perangkat belajar.

VivoBook 14 (A416) akan semakin kencang saat bekerja berkat dukungan memori dan media penyimpanan lebih luas dan baik. Memori yang digunakan adalah DDR4 dengan kapasitas bisa ditambah sampai dengan 12GB.

Media penyimpanan VivoBook 14 (A416) mengandalkan dua jenis yaitu 2.5” SATA dan M.2 PCIe. Pengguna bisa melakukan konfigurasi media penyimpanan SSD dan HDD di laptop ini dengan mudah. Adapun pilihan memori yang diberikan adalah 4GB DDR4 RAM, dengan media penyimpanan antara lain: 1TB 5400 rpm SATA HDD, 256GB PCIe® Gen3 x2 SSD, 512GB PCIe® Gen3 x2 SSD, dan 1TB HDD + 256GB SSD.

Penyimanan SSD adalah salah satu terobosan yang memungkinkan pengguna bekerja lebih baik dan cepat. SSD tak lain penyimpanan yang optimasi lebih baik daripada HDD. Kinerja lebih stabil dan cepat, penyimpanan ini sangat diunggulkan untuk kebutuhan laptop masa kini.

Sebagai informasi, VivoBook 14 (A416) dengan tipe terendah Celeron N4020 / Intel UHD Graphics / 4GB / 1TB HDD dijual dengan harga Rp4.799.000. Sedangkan tipe tertinggi dari VivoBook 14 (A416) adalah Core i5 / GeForce MX330 / 4GB / 1TB HDD + 256GB PCIe SSD yang dijual dengan harga Rp10.799.000.

Dengan performa yang dimilikinya, laptop ASUS yang cocok untuk kebutuhan anak sekolahan – maupun pekerja aktif muda lain – adalah VivoBook 14 (A416).

Koneksivitas Tinggi untuk Laptop Terjangkau

Dalam pertemanan, kita sering berbagi banyak hal dengan rekan kerja atau sesama teman sekolah. VivoBook 14 (A416) bekerja dengan baik dalam hal ini karena koneksi jaringan offline maupun online sangat stabil.

ASUS paham betul bahwa pengiriman dan penerimaan data masih sangat sering dilakukan secara offline, meskipun online juga sudah sering. Maka, VivoBook 14 (A416) menyediakan port yang cukup banyak untuk pengiriman data ini, antara lain: 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, dan Micro SD card reader.
Laptop ASUS yang CocokSlot yang tersedia ini bisa dioptimalkan dengan port 1x HDMI 1.4 maupun melalui jaringan online di Wi-Fi 5 (802.11ac), bahkan pengiriman Bluetooth 4.1 masih sangat dapat diandalkan untuk saat ini. Mobilitas tinggi tentu saja sudah didapat saat menggunakan laptop yang cocok untuk segala kebutuhan dari ASUS VivoBook 14 (A416).
Tak lupa, ASUS menyematkan 1x 3.5mm Combo Audio Jack untuk kebutuhan harian yang fleksibel. Walau bagaimanapun, audio jack masih sangat berfungsi dengan baik di saat sedang mendengar musik atau menonton film.

Microsoft Office Pre-Installed yang Dinanti Pengguna ASUS

Selama ini, kita tahu bahwa saat pertama membeli sebuah laptop, kita diharuskan membeli Microsoft Office agar bisa bekerja dengan pengetikan maupun pengolahan data. Saya sendiri sedikit kesulitan karena Office adalah bagian terpenting untuk bekerja sehari-hari.

ASUS mulai memainkan peran penting untuk menunjang kinerja ini, di mana Microsoft Office Pre-Installed menjadi bagian dari VivoBook 14 (A416). Pengguna tidak perlu membeli lagi perangkat lunak dari Windows ini karena sudah tersedia secara otomatis (Pre-Installed).

VivoBook 14 (A416) yang diperuntukkan kepada anak-anak selama proses belajar jarak jauh, sudah bisa menikmati beragam fitur dari Microsoft Office Home & Student 2019 yang terdiri dari tiga aplikasi utama yaitu Word, Excel, dan PowerPoint. Ketiga aplikasi ini sangat aktif digunakan untuk mengetik makalah, pengolahan data hasil ujian maupun presentasi materi ajar.

Hadirnya Microsoft Office Home & Student 2019 di VivoBook 14 (A416) secara gratis sangat menguntungkan siswa bahkan guru dalam bekerja. Perangkat lunak ini juga akan terus mendapatkan update terbaru dari Microsoft agar terhindar dari malware dan ancaman lain.
Laptop ASUS yang CocokBelajar dan bekerja akan lebih optimal selama kita tidak mendapatkan notifikasi update perangkat atau bahkan Office yang tiba-tiba tidak bisa dipakai lagi.

Keyboard dan Touchpad yang Menarik Perhatian

Keyboad laptop ASUS pada dasarnya memang enak untuk mengetik. Demikian pula dengan keyboard VivoBook 14 (A416). Tiap ketukan sangat lembut dan menarik perhatian sehingga jarang salah ketik.

Keyboard full-size sangat baik untuk memenuhi kebutuhan harian. Keyboard laptop ini juga dilengkapi backlit yang memungkinkan sangat mudah mengetik di kondisi gelap atau remang. Dengan begitu, pekerjaan masih bisa dikerjakan tanpa terkendala salah ketik.

Keyboard yang didesain sangat menarik ini sangat ergonomis, bahkan lebih kokoh dari sebelumnya dan laptop lain yang setara. Key travel keyboard VivoBook 14 (A416) adalah sejauh 1,4mm yang memungkinkan jarak antar tombol sangat ideal dalam mengetik.
Laptop ASUS yang CocokSelain keyboard yang bisa memancarkan cahaya, juga terdapat touchpad yang cukup menarik perhatian. ASUS menempatkan ‘tetikus’ ini di bagian tengah bodi, persis di depan tombol spasi. Touchpad ini bukan sembarangan karena terdapat touchscreen di sana untuk mengaktifkan numpad. Jadi, kebutuhan angka-angka maupun saat kalkulator diaktifkan akan lebih mudah.

Di bilah touchpad ini pula terdapat sidik jari untuk menuju ke Windows. Keamanan biometrik dari VivoBook 14 (A416) ini memudahkan pengguna untuk mulai bekerja. Windows Hello yang terdapat di Windows 10 Home sangat mudah diakses tetapi dalam pengamanan tinggi yang biasanya ditemui pada laptop premium.
Sudah bukan zaman lagi mengetik password bukan? VivoBook 14 (A416) dengan harga terjangkau memang laptop ASUS yang cocok untuk kebutuhan kecepatan dan keamanan data.

VivoBook 14 (A416) akan menjadi teman terbaik dengan spesifikasi tinggi tetapi dijual dengan harga terjangkau. Dalam kebutuhan harian, laptop ini sangatlah mumpuni, apalagi selama proses pembelajaran jarak jauh.

Main Spec. VivoBook 14 (A416)
CPU Intel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz)

Intel® Core™ i3-1005G1 Processor 1.2 GHz (4M Cache, up to 3.4 GHz)

Intel® Celeron N4020 Processor 1.1GHz (4M Cache, up to 2.8GHz)

Operating System Windows 10
Memory 4GB DDR4 RAM
Storage 1TB 5400 rpm SATA HDD

256GB PCIe® Gen3 x2 SSD

512GB PCIe® Gen3 x2 SSD

1TB HDD + 256GB SSD

Display 14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) IPS Anti-Glare

14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare

14.0″ (16:9) LED backlit HD (1366×768) Anti-Glare

Graphics NVIDIA GeForce MX350 (optional)

Intel UHD Graphics

Input/Output 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, Micro SD card reader
Camera VGA Web Camera
Connectivity Wi-Fi 5 (802.11ac), Bluetooth 4.1
Audio SonicMaster, Audio by ICEpower®, Built-in speaker, Built-in microphone
Battery 37WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion
Dimension 32.54 x 21.60 x 1.99 ~ 1.99 cm
Weight 1,6 Kg
Colors Transparent Silver, Slate Grey
Price Rp4.799.000 (Celeron N4020 / Intel UHD Graphics / 4GB / 1TB HDD)

Rp4.899.000 (Celeron N4020 / Intel UHD Graphics / 256GB PCIe SSD)

Rp6.699.000 (Core i3 / Intel UHD Graphics / 4GB / 1TB HDD)

Rp7.099.000 (Core i3 / Intel UHD Graphics / 4GB / 512GB PCIe SSD)

Rp7.499.000 (Core i3 / GeForce MX330 / 4GB / 256GB PCIe SSD)

Rp10.099.000 (Core i5 / GeForce MX330 / 4GB / 512GB PCIe SSD)

Rp10.799.000 (Core i5 / GeForce MX330 / 4GB / 1TB HDD + 256GB PCIe SSD)

Warranty 2 tahun garansi global

Bekerja Cepat dengan MyASUS

Kerja di beberapa perangkat dengan fitur yang sama barangkali sangat dinantikan banyak orang. ASUS menyediakan kemudahan itu dengan menghadirkan MyASUS yang mana di dalamnya terdapat fitur Link to MyASUS.

Fitur Link to MyASUS memungkinkan VivoBook 14 (A416) terhubung dengan smartphone sehingga bekerja lebih produktif. Fungsi yang akan didapatkan dari fitur ini antara lain menampilkan pesan maupun notifikasi lain dari smartphone ke layar laptop, bahkan pengguna bisa melakukan panggilan telepon dari laptop.

Pengguna juga bisa mengakses berbagai file secara instan, baik yang ada di laptop maupun smartphone. Misalnya, ada data yang tersimpan di smartphone tetapi ingin dilihat lebih besar, maka dengan mudah bisa dibuka di laptop tanpa perlu mengirimkan terlebih dahulu data tersebut ke laptop.
Laptop ASUS yang CocokAplikasi bawaan MyASUS tak lain pusat kontrol dari VivoBook 14 (A416). Pengguna bisa memindai sistem laptop, menemukan masalah bahkan memperbaikinya dengan cepat. Status garansi perangkat juga bisa dilihat dengan cepat, dan dengan mudah menghubungi layanan konsumen ASUS melalui MyASUS. Pengguna juga bisa melakukan troubleshooting agar laptop tetap terjaga dengan baik.

Hasil Benchmark ASUS VivoBook 14 (A416)

VivoBook 14 (A416) menawarkan keinginan seperti yang diinginkan pengguna untuk laptop terjangkau. Untuk memastikan kecepatan, penggunaan baterai dan lain-lain, telah dilakukan uji coba kerja laptop ASUS yang cocok untuk kebutuhan harian ini.

Hasil Benchmark dari laptop murah ASUS VivoBook 14 (A416) adalah seperti yang terlihat pada grafis di bawah ini, semoga ini menjadi pertimbangan saat membeli laptop baru.
Kinerja dari laptop ASUS seri terbaru ini memang sudah tidak diragukan lagi. Calon pengguna yang merupakan anak-anak sekolah, tentu akan terwakili aspirasi mereka untuk mendapatkan laptop terbaik di kelasnya.

Simpulan dan Rekomendasi

ASUS VivoBook 14 (A416) adalah laptop ASUS yang cocok untuk belajar jarak jauh, atau bahkan bekerja dari rumah. Dengan prosesor 10th Gen Intel Core, kemudian GPU NVIDIA GeForce, dan bahkan Microsoft Office Pre-Installed, laptop ini wajib dimiliki oleh semua orang yang butuh perangkat yang gesit tetapi di rentang harga Rp4 jutaan.

ASUS memberikan garansi selama 2 tahun untuk perangkat yang baru dibeli. Dengan layar yang yang dilapisi elemen anti-silau, laptop ini menjadi perangkat yang bersahabat selama penggunaan. Bobot yang tak lebih 2 kilogram memungkinkan kita mudah membawanya ke mana-mana.

Komitmen ASUS saat menghadirkan laptop terbaik di kelasnya seperti pernyataan Jimmy Lin dalam siaran tertulis, “Sebagai produsen laptop terdepan di Indonesia, ASUS berkomitmen selalu menghadirkan perangkat dengan kualitas tinggi sehingga pengguna bisa mendapatkan pengalaman penggunaan terbaik,”

Masih takut tidak memiliki perangkat pendukung saat belajar jarak jauh? VivoBook 14 (A416) adalah laptop ASUS yang cocok untuk meningkatkan prestasi belajar kamu!

About the author

Writer | Blogger| Teacher | Pemenang Writingthon Asian Games 2018 oleh Kominfo dan Bitread Publishing

Partnership: [email protected]

www.youtube.com/bairuindra

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: