January 21, 2020

Traveling ke Bali Akhir Tahun? Hal Ini Sangat Direkomendasikan

Traveling ke Bali Akhir Tahun? Transportasi Ini Sangat Direkomendasi
Pura ini ada di Pura Taman Ayun – Photo by Bai Ruindra
Traveling akhir tahun
ke mana saja boleh. Kamu yang telah menyiapkan waktu liburan akhir tahun dan
memilih Bali sebagai destinasi terbaik, ada baiknya memikirkan matang-matang
apa yang harus dilakukan selama di Bali. Kamu tentu telah mempunyai planning
ke beberapa tempat wisata seperti Pura
Taman Ayun, Tanah Lot, Pura Ulun Danu Bratan atau singgah di masjid di
kawasan Denpasar untuk menunaikan salat sunat dua rakaat.

Selama
di Bali kamu tentu akan jalan-jalan, bukan? Nggak mungkin kamu cuma diam saja
di hotel kawasan Seminyak, di Ubud saja dengan suasana romantis yang alami atau
jalan
kaki di seputar Pantai Kuta. Kamu tidak akan mendapatkan suasana lain.
Ini
Bali, lho, jelajahi saja tempat-tempat wisata yang unik dan menarik. Bukan
cuma kita, semua wisatawan baik dalam dan luar negeri yang ke Bali akan
jalan-jalan ke beberapa tempat yang jauh. Untuk itu, kamu perlu menyiapkan
rencana jenis transportasi apa yang boleh atau tidak selama traveling di
Bali. Karena apa? Berikut saya tulis alasannya berdasarkan pengalaman pribadi
selama di Bali.
Roda Dua Pilihan untuk Pasangan Romantis
Roda
dua atau sepeda motor menjadi pilihan untuk mereka yang traveling sendirian
atau berdua pasangan. Selain hemat biaya sewa juga hemat bensin. Namun kekurangannya
kamu harus berani dan paling tidak tahu arah agar tidak tersesat. Saya melihat
banyak pasangan bule yang berkendara bersama pasangan mereka ke Pura
Ulun Danu Bratan. Romantis begitu saja dan bebas mau mengendarai sekencang
mana. Soal keselamatan tentu kembali kepada kita semua. Mau menikmati suasana
alam Bali yang adem menuju tempat wisata, tentu pelan-pelan saja mengendarai
sepeda motor.
Sewa
kendaraan roda dua relatif murah, pengakuan Pandu – sahabat saya di Bali – saat
menyewa sepeda motor harus teliti sekali. Sebelum membawa sepeda motor keluar
dari tempat parkiran pemilik sewa, kita harus meneliti dengan benar apa saja
dari sepeda motor tersebut. Hal paling kecil harus diperhatikan, misalnya spion
tidak retak, bodi tidak retak, helm dalam kondisi bagus dan lain-lain. Pemilik sepeda
motor tersebut – tempat kita menyewa – akan mengenakan denda jika terjadi
sesuatu pada sepeda motor walaupun itu telah ada sebelum kita sewa. Misalnya
saja, kamu tidak sadar spion telah retak dan langsung membawa sepeda motor
untuk keliling Bali. Tanpa sengaja, di jalan berlubang spion tersebut jatuh dan
pecah, maka kamu harus mengganti spion sepeda motor tersebut satu pasang.
Roda Empat untuk Kelompok Kecil
Traveling kami waktu
itu adalah bertiga, saya, Pandu dan Sandi. Jauh-jauh hari kami mencari rental
mobil yang murah. Pilihan waktu itu pada rental yang menyediakan mobil dengan
harga sewa selama 10 jam adalah Rp.450.000 beserta driver-nya. Kami
mendapatkan banyak keuntungan selama 2 hari tersebut. Kami bebas ‘memerintah’ driver
yang ramah itu untuk jalan sesuka hati. Harga sewa di luar makan siang driver
yang kami tanggung dan tidak seberapa jika dibandingkan pelayanan yang kami
dapatkan. Jenis kendaraan ini memuat sekitar 6 sampai 7 orang. Kamu yang
memiliki rombongan kecil waktu akhir tahun nanti, rental kendaraan roda empat
ini layak untuk dipertimbangkan.
Trik
yang perlu dicatat bahwa kita harus menjaga 10 jam. Jika lebih semenit saja –
bisa mendapat dispensasi kalau drivernya baik – kita harus membayar
denda sebesar Rp.50.000 atau lebih. Saran saya, waktu 10 jam tersebut
dipergunakan sehemat mungkin apabila kamu akan traveling lagi esoknya. Selama
berada di dalam kendaraan, ada baiknya untuk melakukan pendekatan secara
personal dengan driver agar kamu dapat menjadikannya sebagai guide.
Driver yang kami temui waktu itu cukup ramah dan tidak meminta komisi
lebih padahal di hari kedua telah lewat beberapa menit dari waktu yang
ditentukan.
Transportasi Umum Tidak Dianjurkan
Saran
saya, jangan dekati transportasi umum jika kamu takut tersesat. Transportasi umum
memang murah di satu tempat, termasuk di Bali namun kamu akan kerepotan jika
menggunakan sarana ini dari satu tempat ke tempat lain. Tempat wisata di dalam
kota seperti Pura Taman Ayun maupun Lapangan Renon bisa dengan mudah
menggunakan transportasi umum. Ke daerah-daerah lain sarana transportasi ini
akan sulit karena kamu harus berganti kendaraan.
Transportasi Jenis Taksi akan Repot dan Mahal
Transportasi
jenis ini bukan milik traveler yang ingin berhemat. Taksi akan membuat
isi dompet kamu terkuras cukup banyak. Jarak dari satu tempat wisata ke tempat
lain cukup jauh. Memang sudah ada jenis taksi online di Bali namun
mereka akan menggunakan kilometer ke berapa atau sampai sejauh mana boleh
berjalan. Artinya, kamu harus mengganti lagi taksi lain agar sampai ke tempat
tujuan. Taksi aman digunakan sekali pakai saja. Misalnya kamu perlu diantar ke
bandara untuk mengejar perjalanan pulang. Taksi online boleh dipesan
dengan harga tak sampai Rp.50.000 dari penginapan kami waktu itu, di kawasan
Kuta.

Traveling ke Bali akhir
tahun menjadi pilihan banyak orang. Selain mengurus tiket pesawat promo kamu
juga mencari tahu transportasi selama di sana. Pesan lebih awal dari waktu
sebaiknya dilakukan agar kamu mendapatkan tempat. Jangan salah, akhir tahun
waktunya Bali penuh wisatawan dan agen rental kendaraan akan memberikan kepada
siapa lebih cepat. 
Nah,
kamu tentu telah memilih jenis transportasi untuk menyemarakkan traveling
selama di Bali. Agar liburan terasa lebih menyenangkan, kamu memerlukan tempat
menginap yang asri, adem, nyaman dan aman untuk kamu dan pasangan atau
teman-teman. Suasana yang asyik itu bisa didapatkan jika kamu sewa villa di kawasan Ubud, Seminyak atau di daerah lain.
Kenapa kamu harus sewa villa?
Karena
hal ini lebih memudahkan segala aktivitas kamu selama di Bali. Kamu dapat
bercengkrama dengan pasangan tanpa ada yang ganggu, kamu dapat bermain
sepuasnya bersama teman-teman, kamu dapat melakukan apapun sesuka hati tanpa
ada yang menegur. Suasana villa yang private sebagai modal untuk
membangun kembali kedekatan antara kamu dengan pasangan. Liburan yang sejatinya
untuk merefresh kembali hari-hari lelah, juga dapat dijadikan sebagai
ajang mengeratkan ikatan yang renggang.
Selain
itu, sewa villa saat liburan di Bali akhir tahun juga lebih menguntungkan karena
tersedia ruang khusus untuk bekerja, keluarga, dan kamu dengan pasangan. Biasanya,
letak villa di Bali yang dekat dengan perumahan warga terasa lebih mudah
berbaur dengan mereka. Kamu dapat menjalin hubungan baik, melihat kehidupan
sosial selama di sana, melebur dalam khusyuknya ibadah mereka maupun mendalami
perbedaan yang menjadi kehangatan bersama untuk saling melengkapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *