January 24, 2020

Tiongkok: Penjiplak Smartphone Nomor Satu Dunia

Mengenal China –
sekarang Tiongkok – merupakan salah satu negara yang berkembang pesat dari
berbagai sektor. Mulai dari pariwisata yang dikenal dengan tembok besar yang
fenomenal hingga ranah telekomunikasi yang tidak mau tinggal diam dari negara
lainnya. Memang, Tiongkok menjadi salah satu negeri yang dipuji sejak dulu
kala, bahkan dalam sebuah hadist Nabi Muhammad saw. pernah menganjurkan untuk
menuntut ilmu sampai ke negeri ini. Lebih kurang begini artinya “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China!.”
Anjuran dalam hadist tersebut sangat mendasar mengingat Tiongkok merupakan
negara paling maju saat itu, hingga kini.
Tiongkok tidak
main-main dalam mengembangkan berbagai sektor untuk kemajuan negera mereka. Sehingga
tidak tanggung-tanggung, negara tirau bambu ini menjadi satu-satunya negara
yang berdiri sendiri tanpa mau berharap dan bergantung pada negara adidaya
Amerika Serikat. Apapun yang ingin diperoleh di Tiongkok dengan mudah
didapatkan di sana. Berbagai merek perangkat elektronik menjamur dengan harga
terjangkau. Mesin pencari seperti Baidu bahkan mengalahkan Google yang
menghentak seluruh jagad dunia maya.
Dan, terlepas dari
kemajuan teknologi dari negara ini, kita lupakan persaingan sehat dengan hadirnya
Xiamo, Oppo, Huawei, ZTE maupun merek-merek dagang lainnya, Tiongkok sangat
dikenal sebagai salah satu negara yang meniru produk unggulan dari produsen
lain sampai benar-benar mirip dengan aslinya. Seperti biasa, di saat produsen
sebuah teknologi informasi masih menggadang-gadangkan akan lahirnya sebuah
produk populer, produsen di Tiongkok bahkan sudah melahirkan replika produk
yang belum meluncur tersebut.
iPhone 6 Versi Tiongkok
Kita mulai dari yang
paling ditunggu oleh fanboy. Apple. Inc
akan meluncurkan iPhone dengan layar lebih besar, menurut informasi yang
beredar ada dua varian yang akan muncul yaitu 4.7 inci dan 5.5 inci. Namun kita
belum bisa pastikan mengingat Apple selalu punya rahasia yang tidak pernah
terungkap sebelum diperkenalkan pada publik. Setidaknya kita bisa
memprediksikan layar iPhone tidak akan jauh berbeda bahkan benar sesuai
perkiraan mengingat para kompetitor sudah terlebih dahulu melahirkan produk
unggulan dengan layar dia atas 5 inci.
Adalah sebuah produsen
Tiongkok yang sangat berani mempromosikan replika iPhone 6 yang belum
diluncurkan Apple. Sekilas, iPhone versi Tiongkok ini sangat mirip sengat
iPhone asli. Untuk pembeli awam seperti saya barangkali akan mudah tertipu dan
mau membeli iPhone 6 dengan harga relatif murah dibandingkan dengan iPhone
produksi Apple sendiri. Tidak hanya hardware
yang menipu, software yang menyerupai
iOS pun sudah dikustominasi dengan Android sehingga benar-benar terlibat
seperti tampilan iOS dari Apple.
Sejauh ini, kita belum
bisa membedakan antara iPhone 6 tiruan dengan asli karena Apple belum
mengumumkan secara resmi kehadiran produk teranyar mereka. Namun, secara sadar
saat menekan tombol Home maka
aplikasi yang seharusnya di iPhone akan keluar perintah Siri maka pada produk tiruan ini akan mengeluarkan perintah Google Now khas Android.
Untuk Anda yang sedang
menunggu kehadiran iPhone 6 dengan layar lebih besar tidak ada salahnya
menunggu pengumuman resmi dari Apple dan membelinya di retail resmi yang sudah
ditunjuk produsen bermarkas di Cupertino, California ini.
Samsung Galaxy S5 Versi Tiongkok
Produk populer dari
negara tetangga Tiongkok ini sudah terlebih dahulu wara-wiri di dunia. Penjualannya
yang mencapai peringkat bestseller
menjadikan produk ini sebuah pilihan untuk dijipak dan dijual dengan harga
lebih murah.
Dilihat dari bentuk
perangkat keras, Samsung Galaxy S5 KW ini sangat mirip dengan bentuk original
keluaran produsen Korea Selatan. Jika tidak cermat maka kita akan mudah sekali
tertipu dan mau mengeluarkan dana lebih kurang hampir setengah harga aslinya. Produsen
Tiongkok menjualnya di toko retail maupun toko online yang sangat mudah mengelabui konsumen. Karena sama-sama
menggunakan sistem Android tentu saja konsumen bisa mudah tertipu dan
membelinya. Namun saat dicermati dengan seksama baik layar maupun software bawaan S5 gadungan ini sangat
jauh berbeda.
Samsung S5 keluaran
Samsung Electronic mengunakan layar 5.1 inci Full HD Super Amoled yang hanya dipunyai Samsung sendiri dengan
resolusi 1920×1080 dengan kerapatan 432 ppi. Sedangkan S5 KW dengan nama produk
Goodphone S5 menggunakan layar 5 inci Full
HD
dengan resolusi 1920×1080 dengan kerapatan 1080 ppi. Untuk kamera belakang
Samsung S5 menyematkan 16 megapixel
dan Goodphone S5 13 megapixel, kamera
depan Samsung S5 2 megapixel dan
Goodphone S5 5 megapixel.
Hal yang paling
menarik tentu saja terletak pada konektivitas kedua smartphone ini. Jika benar-benar jeli maka kita akan membedakan S5
original dengan KW hanya dengan melihat penetrasi jaringan ini. Samsung S5
menyematkan HSPA, LTE sedangkan Goodphone S5 membenamkan GSM, CDMA, HSUPA,
HSDPA. Dari segi processor jelas-jelas sekali sangat jauh berbeda, Samsung S5
dengan kekuatan perkasa 2.5 GHz Quad-core Qualcomm Snapdragon 801, sedangkan
Goodphone S5 dengan 2 GHz Octa-core MediaTek MT6592. Perbedaan lain pada
penyimpanan internal, Samsung S5 menyuguhkan dua pilihan yaitu 16 dan 32 GB
dengan bantuan memori eksternal sampai 128 GB, Goodphone S5 memiliki memori 32
GB dengan memori eksternal tanpa diketahui sampai berapa besarnya. Dari segi
baterai kedua smartphone ini
membenamkan 2800 mAh. Perbedaan menonjol lainnya adalah pada versi Android yang
dibenamkan kedua ponsel kelas atas ini. Samsung S5 dengan Android 4.4.2 (Kitkat)
dengan TouchWiz kebanggan Samsung,
sedangkan Goodphone S5 dengan Android 4.2 (Jelly Bean) dengan TouchWiz gadungan yang tidak akan mampu
melampuai penampilan memukau dari Samsung.
Kedua smartphone unggulan dari produsen yang
saling mengejar hak paten tersebut menjadi alasan tersendiri dalam hal
duplikat. Samsung dengan keluarga Galaxy sukses besar di ranah ponsel pintar
yang mampu menggoyahkan kekuasaan iPhone di tahta kemegahan mereka. iPhone
sendiri sudah pasti memiliki penggemar tersendiri yang sangat fanatik dan mau
mengeluarkan biaya besar hanya untuk mendapatkan sebuah ponsel kelas atas
terbaru dari Apple tersebut.

Sebuah hal yang sangat
penting sekali sebelum kita membeli smartphone
original maupun tiruan. Sebuah ponsel palsu tidak akan pernah mampu menyajikan
pengalaman memukau sama halnya dengan ponsel asli. Ponsel gadungan hanya mampu
menyajikan kustominasi yang tidak semenarik ponsel asli. Dan tentu saja tidak
akan mendapat dukungan dari produsen jika terjadi sesuatu dengan ponsel tersebut.
Samsung sendiri dikenal sebagai produsen yang peduli dengan konsumen jika
terjadi suatu masalah, demikian juga dengan Apple. Semua tergantung kepada
pilihan kita masing-masing, membeli produk original yang mahal atau gadungan
yang murah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *