February 19, 2020
kehidupan gelap spg

Kehidupan Gelap SPG Ditawar Puluhan Juta Satu Malam Saja

Kata Dia, laki-laki Aceh cenderung tidak peduli atau lebih tepatnya tidak secara terang-terangan apabila ingin membooking mereka. Bahkan, di warung kopi yang sering SPG cantik ini singgahi sungguh tak pernah mereka mendapat perlakuan tidak mengenakkan. Yang paling ringan misalnya minta nomor handphone atau PIN BlackBerry Messenger, hanya satu dua saja.

Karena Aceh berbeda, Dia sedikit tersiksa ketika ditugaskan ke daerah bekas tsunami ini. Dia ingin cepat-cepat mendapat “SK” penugasan di daerah lain yang mudah baginya terbang ke pangkuan para laki-laki hidung belang

Gaji “sedikit” menurutnya dan penjualan rokok yang melempen di Aceh. Walaupun warung kopi cukup banyak, membuatnya dan SPG lain kelimpungan menopang gaya hidup.

Laki-laki Aceh memang perokok namun sangat jarang membeli pada SPG yang menawarkan pada mereka di warung kopi terbuka. Rata-rata perokok di Aceh yang duduk di warung kopi telah membeli rokok di tempat lain.

Menawarkan rokok kepada laki-laki Aceh dengan cara mendesah-desah. Atau merajuk manja bisa-bisa mendapat sorotan tajam dari pengunjung lain. Bahkan bisa dihardik sebagai perempuan tidak benar walaupun Dia mengaku dirinya memang telah “tidak benar”.

“Paling enak di Batam,” Dia mengenang masa-masa tugasnya di daerah kepulauan itu.

Batam menawarkan sejuta pesona untuk SPG. Pelabuhan bebas membuat mereka bebas sebebasnya mengekspresikan diri tanpa dikekang aturan.

Bonus SPG Tidak Cukup Beli Gaya Hidup Mewah

2 thoughts on “Kehidupan Gelap SPG Ditawar Puluhan Juta Satu Malam Saja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *