harga emas hari ini

Harga Emas Hari Ini dan Mahar Gadis Aceh yang Dinilai Mahal – Harga emas hari ini sangat fluktuatif. Harga emas selalu mengacu kepada kemauan pasar. Harga emas berlaku sesuai tinggi rendahnya nilai tukar dolar Amerika terhadap rupiah. Meski demikian, investasi emas masih menjadi harapan masa depan lebih baik.

Baca Juga:

Emas tak lain logam mulia yang tidak cepat pudar. Emas murni tanpa campuran logam menjadi pilihan banyak orang. Sejak dulu, nilai tukar emas selalu berada di level tertinggi dibandingkan dengan perhiasan serupa; seperti permata, mutiara maupun berlian. Struktur emas yang patah bisa dengan mudah disambungkan kembali. Berbanding terbalik dengan mutiara yang telah pecah tidak akan sempurna lagi.

Emas dan Mahar Gadis Aceh

Dalam masyarakat Aceh, menikah sama dengan menyiapkan mahar yaitu emas. Dalam kamus orang Aceh, satuan emas dikenal dengan mayam. 1 mayam sama dengan 3,33 gram. Emas yang diperjual-belikan di Aceh mengacu kepada mayam; bukan dalam satuan gram. Meskipun harga emas naik, minum kopi jujur barangkali bisa menenangkan pikiran sesaat.

Emas yang dibuat menjadi kalung, atau gelang yang dibuat dari emas, pengukuran maupun dalam surat-menyurat akan ditulis besaran mayam saja. Orang-orang Aceh pada kebiasaannya membeli emas dalam mayam ganjil, misalnya 3, 5, 7, 15, dan ada pula bermain pada angka 10 atau 20, tergantung pada besar tabungan yang akan dikuras.

Emas sangat identik dengan pernikahan di Aceh. Pria yang mau menikah sudah memiliki emas, atau sudah sanggup membeli emas sebagai mahar. Pada umumnya, mahar emas untuk mendapatkan gadis Aceh itu berada pada kisaran 12, 15, 20 bahkan 25 ke atas; tergantung dari status keluarga, pendidikan maupun cantik rupa.

Makin cantik gadis Aceh yang akan dilama; makin tinggi mahar yang akan ditentukan. Kau lulusan universitas Amerika, maka mahar yang ditetapkan oleh keluarga besarnya akan mengacu kepada ‘mahalnya’ biasa pendidikan di negeri orang. Ada pula yang mematok mahar anak gadis dalam keluarga terpandang sesuai tabiat mereka, dengan mengecualikan pendidikan maupun kecantikan.

Pria Aceh memiliki watak yang keras dan bertanggung-jawab sangat tinggi. Jika pujaan hatinya harus dipinang dengan mahar 25 mayam, tak peduli apa yang terjadi ke depan, mahar itu harus terkumpul. Yang heran adalah entah dari mana mahar itu ada, asalkan pria Aceh sudah berniat untuk menikah, berapapun besar mahar yang ditentukan oleh keluarga calon mempelai wanita tetap saja tercukupi.

Ada kisah yang menarik dalam pernikahan di Aceh. Emas yang telah ditentukan sejumlah mahar itu akan tersedia pada hari pernikahan tiba. Dalam keluarga besar akan saling bahu-membahu untuk meluluskan ujian terberat anak muda itu. Seorang paman bisa menampung 2 mayam. Bibi sebelah ayah bisa memberikan 3 mayam. Kakek dan nenek sudah menyiapkan kado sebesar 1 mayam. Begitu seterusnya dalam rapat keluarga, sampai terkumpul 15 atau 20 mayam emas untuk sebuah pernikahan anak laki-laki dalam keluarga mereka.

Namun, adapula anak laki-laki yang mengumpulkan emas seorang diri dengan berbagai alasan. Pria demikian tidak sedikit, asalkan ada keinginan dan segera menikahi gadisnya, dirinya akan berusaha sampai ke titik darah terakhir. Tak perlu heran jika di hari pernikahan dirinya mampu mengumpulkan sejumlah emas yang ditentukan sebagai mahar.

Mahar emas di Aceh bukan tanpa alasan. Sakral dari turun-temurun. Orang tua tak akan menikahkan anak laki-lakinya tanpa emas. Seorang pria juga tidak akan menikah sebelum berhasil mengumpulkan sejumlah mahar dalam bentuk emas.

Urusan adat-istiadat ini memang menjadi sebuah perkara yang rumit bagi orang luar Aceh. Tetapi, di Aceh adalah hal biasa dan lumrah saja. Mau menikah artinya sudah sanggup secara ‘fisik’ mengumpulkan emas. Emas untuk menikah. Menikah karena adanya emas.

Tak mungkin kau mendapati kebiasaan yang dipertahankan demikian di daerah lain. Filosofi dan alasan mengapa emas; secara sederhana karena orang Aceh menilai emas adalah investasi terbaik untuk masa depan. Dan terbukti, apa yang direncanakan oleh orang tua di Aceh terdahulu dengan tak pernah turunnya harga emas.

Emas dan mahar gadis Aceh adalah perkara yang tak bisa ditukar dengan apapun. Siap atau tidak, pria Aceh yang akan menikah harus ‘ada’ emas sebelum ijab kabul!

Tabiat Orang Pilih Emas sebagai Investasi

Orang kaya akan berinvestasi pada gedung bertingkat seperti apartemen maupun rumah mewah. Wajar saja karena mereka memiliki tabungan yang cukup baik. Tak cukup satu apartemen, mereka akan berlomba-lomba membeli apartemen lain di kota berbeda. Tak mau satu rumah saja, mereka akan membangun rumah sampai ke pelosok desa. Dengan catatan, baik apartemen maupun rumah akan mereka sewakan jika tidak ditinggal sendiri.

Orang biasa yang tidak cukup banyak tabungan untuk berinvestasi di properti akan memilih emas saja. Harga emas hari ini akan berbeda dengan besok maupun kemarin. Harga emas hari ini adalah halusinasi yang tidak bisa ditebak. Harga emas hari ini bisa naik ratusan ribu dalam hitungan menit saja.

Maka, begitu harga beli emas turun, orang-orang akan berbondong-bondong ke toko emas. Tak cukup 3 mayam, orang yang telah menyimpan tabungan dalam jumlah banyak akan membeli sampai 15 mayam, bahkan 20 mayam jika masih cukup uangnya.

Satu hal yang pasti, harga emas tak pernah turun, bahkan cenderung naik terus, sedangkan uang meskipun bunga bank ‘ada’ tetapi seadanya saja, jika dihitung tak cukup untuk biaya administrasi. Investasi emas akan mengubah hidup mereka menjadi lebih baik dari anak sampai ke cucu.

Pernahkah bertemu dengan orang tua yang menyimpan emas dari tahun ke tahun? Orang tua kita ini tak pernah rugi. Tabiat orang tua demikian masih ada sampai sekarang. Uang yang dikumpulkan sedikit demi sedikit, begitu cukup untuk membeli emas, setengah mayam atau 1 mayam, mereka akan langsung beli.

Orang tua kita tentu tidak begitu mengerti soal investasi atau kita sebut saja mengabaikannya. Mereka cuma tahu, beli emas dapat disimpan dalam waktu lama. Simpan uang di bawah bantal, lama-lama akan dimakan rayap. Tentu, mereka tidak akan memilih opsi kedua.

Beli emas setengah mayam, 1 mayam, dan seterusnya, jika dikumpulkan dari waktu ke waktu akan berjumlah banyak. Catatan yang melegakan adalah emas yang dibeli 10 tahun lalu harganya berkali lipat jika dijual hari ini. Bayangkan jika ada orang tua yang mengumpulkan emas sampai 20 mayam saja selama 20 tahun, saat dijual bisa mendapatkan banyak sekali keuntungan bukan?

Harga Emas Terus Naik dari Waktu ke Waktu

Nilai tukar rupiah mengacu kepada keinginan pasar. Harga satu papan telur juga didikte oleh persediaan di pasar, makin banyak maka makin murah. Tetapi, harga emas tidak demikian. Dalam keadaan stabil, emas masih menjadi investasi terbaik.

Harga emas hari ini adalah – misalnya – Rp897.000 pergram untuk harga beli, sedangkan harga jual adalah Rp812.625 untuk 1 gram. Besok, jadi jadi harga emas itu akan turun atau naik. Kita tentu ingat bagaimana badai dolar menerjang rupiah beberapa waktu yang lalu.

Pernah nggak kita berpikir, kenapa cuma nilai tukar rupiah saja yang naik turun, sedangkan emas tak pernah turun lagi? Itulah uniknya emas. Sekali naik, maka ‘hanya’ akan turun beberapa persen saja itu pun kalau terjadi.

Saya pernah berdiskusi sama seorang penjual emas. Saat beli emas beberapa waktu lalu, saya bertanya, “Kapan harga emas turun lagi?” penjual emas itu menjawab, “Harga emas tak akan pernah turun seperti itu, Anak Muda,” katanya, “Kalau sudah naik, harga emas akan terus naik dan atau memilih bertahan di harga yang sama,”

“Tidak akan pernah turun sedikitpun?” desak saya yang sedikit khawatir karena beberapa kepentingan yang harus menggunakan emas.

“Sedikit itu ada, misalnya turun cuma Rp50.000 atau Rp100.000 itu wajar. Tapi kalau 1 mayam sudah Rp2.300.000, harganya tidak akan turun lagi menjadi dibawah Rp2.000.000,”

Saya mencari pembenaran atas perkataan penjual emas tadi. Ternyata benar, saya pernah membeli emas awal tahun 2019 dengan harga ‘cuma’ Rp2.060.000 untuk 1 mayam. Dan, harga emas hari ini dengan akumulasi pergram tadi bisa mencapai Rp2.700.000 sampai Rp2.900.000 permayam.

Jika orang yang ingin berinvestasi bukankah itu sangat tergiur? Beli beberapa waktu lalu, jual sekarang berapa besar labanya. Sayangnya, untuk orang yang mau menikah beberapa waktu ke depan harus tersedu atau kerja lebih giat lagi untuk mengumpulkan emas.

Emas Investasi Terbaik untuk Masa Depan

Dengan rincian yang sudah saya sebutkan di atas, bukankah emas adalah investasi terbaik? Logam mulia ini menjadi tumpuan harapan pemodal, kecil maupun besar. Kita bisa membeli emas secara mandiri maupun dengan reksadana. Reksa dana tak lain sistem yang digunakan untuk mengumpul dana dari masyarakat untuk kemudian diinvestasikan.

Orang yang akan berinvestasi adalah tipe orang yang percaya masa depan itu lebih baik. Sekali lagi, beda dengan kita simpan uang di bank. Nominal uang tetap sama meskipun 10 tahun ke depan, sedangkan nilai tukar uang akan mengikuti gelagat pasar. Tetapi dengan emas, saat harga tinggi begini, kita bisa menjual dalam harga yang lebih mahal dan mendapatkan keuntungan.

Itulah yang namanya investasi. Beli saat harga murah, lalu jual saat harga tinggi. Saat harga emas tinggi begini, lebih baik menjual saja daripada membeli. Begitu harga stabil, kita dapat membeli kembali untuk diinvestasikan.

Harga emas hari ini belum tentu stabil. Begitu masalah di seluruh dunia reda, ekonomi akan kembali membaik, harga emas akan turun meskipun ‘cuma’ Rp50.000 sampai Rp100.000 seperti yang pandangan penjual emas tadi. Tetapi, meskipun sedikit, tetap saja turun dan akan naik lagi di masa mendatang.

Emas memang benda mati yang tak bisa diabaikan oleh siapapun. Lapisan emas ada di mana-mana. Kubah masjid. Perhiasan. Bahkan, bangunan raja juga terbuat dari emas. Karena logam yang tak akan berkarat meskipun dibasuh dengan air asin atau air hujan hanyalah emas. Coba lihat emas di atas Monumen Nasional (Monas), perawatan yang diperlukan adalah menyepuh saat kotor terkena debu. Selebihnya, emas itu akan tetap mengilap. Maka, pasar selalu berkata harga emas hari ini selalu menarik minat orang banyak!

By bairuindra

Writer | Blogger| Teacher | Pemenang Writingthon Asian Games 2018 oleh Kominfo dan Bitread Publishing Partnership: [email protected] www.youtube.com/bairuindra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *