ExpertBook B7 Flip Bantu Kami Lancarkan Bisnis Pangkalan Gas LPG di Daerah Terpencil – Di awal pernikahan, kami sempat bingung bagaimana mendapatkan penghasilan tambahan. Saya tidak mau menyebut ‘modal’ sudah habis tetapi untuk membuka sebuah bisnis tentu tidak boleh main-main. Di saat orang lain bekerja keras dengan usaha mereka – terlebih di awal mula pandemi – maka layaklah kami memikirkan lebih matang usaha apa yang cocok kala itu.

Awal Mula Buka Bisnis Kecil Kami

Kenyataan tidak seperti yang kami khayalkan. Bisnis yang mungkin cuma modal klik tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Mungkin bisnis ini sudah banyak orang lakoni sehingga untuk berjualan semaksimal mungkin butuh waktu lebih lama.

Istri mulai bercerita tentang sebuah rencana.

“Bang, di sekolah kami ada guru yang buka pangkalan gas,” ujarnya suatu sore.

“Oh ya?” saya tentu ingin tahu. Selama ini, saya benar-benar awam soal pangkalan gas LPG yang ada adi beberapa tempat. Mulai dari bagaimana proses awal sampai bisa sukses seperti yang terlihat saat ini.

“Mereka sudah jalan setahun, kalau mau kita tanya-tanya dulu sama ibu itu,”

“Boleh, coba tanya bagaimana buka pangkalan gas itu,”

Keingintahuan kami terlupa begitu saja. Kami menunda mencari tahu proses pembukaan pangkalan gas karena waktu itu istri hamil muda. Rencana ini masih tetap ada dan tergerak tanpa sengaja kemudian hari.

Adik saya datang ke rumah suatu hari. Kedatangannya bukan sekadar cerita menjenguk abang dan kakak iparnya saja, atau lepas kangen keponakan yang baru saja jumpa beberapa hari lalu. Kali ini ia datang menawarkan bantuan yang selama ini kami belum pecahkan.

“Kemarin ada orang yang tawari buka pangkalan gas,” ujar adik saya membuka percakapan kami.

“Kamu terima?”

“Kami mau terima tapi terkendala biaya,”

“Memangnya berapa biaya buka pangkala gas itu?”

“Lebih kurang 15 juta!”

“Itu sudah masuk gas pertama kali?”

“Sudah. Mereka bantu urus izin, perusahaan mana yang dituju buat proposal, pokoknya sampai selesai terima beres!”

“Lanjut saja kalau begitu,”

Saya pikir semua urusan benar-benar beres dengan menyerahkan Rp15 juta untuk modal awal buka pangkalan gas LPG. Namun proses yang harus dilalui lebih panjang dari itu. Proposal yang sudah diserahkan kepada perusahaan yang nantinya mengantar-jemput tabung gas, dipelajari terlebih dahulu sampai sedetail-detailnya.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber: Dokumen Pribadi

Pangkalan gas LPG yang kami buka tak lain untuk tabung 3kg, meskipun nanti ada beberapa tabung lebih besar. Nah, untuk bisa menjual tabung 3kg seharga Rp18ribu tersebut pemilik tempat setidaknya memenuhi syarat utama:

  1. Jarak pangkalan gas LPG terdekat setidaknya beda desa atau radius 5-10 km. Syarat ini harus terpenuhi agar bisnis tidak bertabrakan dengan pemilik pangkalan terdekat.

  2. Adanya masyarakat yang memenuhi syarat untuk mendapatkan tabung gas 3kg subsidi. Kembali ke poin 1 dengan jarak antarpangkalan gas yang sudah ditentukan tersebut memungkinkan pemilik bisnis bisa menjangkau masyarakat secara menyeluruh.

  3. Kelayakan tempat mulai dari pondasi, dinding, sampai hal kecil sekalipun harus diperhatikan agar bisnis berjalan baik dan tidak mendapatkan kendala apabila terjadi sesuatu di kemudian hari. Survei ini kemudian dilakukan berulangkali oleh perusahan tujuan kami, beberapa bagian toko kelontong yang sebelumnya sudah ada mau tidak mau harus direnovasi untuk memenuhi standar kelayakan tempat ini.

  4. Menyerahkan data masyarakat penerima gas bersubsidi minimal 30 orang lengkap dengan profesi dan identitas lengkap. Masyarakat yang menerima gas LPG ini adalah mereka yang berada di kelompok kelas menengah ke bawah sesuai standar yang berlaku.

  5. Melengkapi persyarakat buka usaha seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk seorang pemilik bisnis dan seorang pekerja. Di catatan tak tertulis pemilik usaha bukanlah pegawai BUMN maupun ASN. Adik saya kemudian menjadi kaki tangan kami menjalankan bisnis ‘kecil-kecilan’ yang tidak semudah kami bayangkan sebelumnya.

Bisnis pangkalan gas LPG yang semula saya anggap bisnis kecil rupanya tidak sekecil yang dibayangkan. Bisnis ini adalah usaha besar yang membutuhkan modal lebih besar pula, dan tenaga lebih kuat.

Saya kemudian menikmati bagaimana adik bekerja mencari warga setempat sesuai kebutuhan. Lebih banyak lebih bagus. Makin banyak masyarakat kurang mampu yang terdata makin berpeluang mendapatkan tabung lebih banyak daripada jumlah yang tertuang dalam isi perjanjian awal.

Adik saya berkeliling dari satu kampung ke kampung lain. Ia memastikan dengan jeli kalau warga yang dituju belum menerima kartu gas LPG dari pangkalan lain. Hal ini sesuai arahan dari perusahaan agar tidak tumpang-tindih penerima subsidi gas 3kg.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber: Dokumen pribadi – penyupai bisa antar gas baru jelang magrib bahkan malam hari tergantung daerah jangkauan.

Data yang sudah didapat kemudian dikirim untuk melengkapi proposal sebelumnya yang ‘sudah disetujui’ berdasarkan survei lapangan, renovasi tempat dan kebutuhan di daerah bekas tsunami itu. Tak lama, adik saya mengantongi izin berbisnis dengan nama usaha UD. WAN GAS di Desa Suak Panteu Breh, Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat, dengan perusahaan (agen) penyupai gas PT. JAK SABEE GAH.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber: Dokumen pribadi – Perusahaan yang kami percaya, keterangan foto saat mengantar hardcopy laporan bulanan.

Bisnis yang menjanjikan jika dilihat dari masuk gas LPG langsung ludes dalam hitungan menit. Bahkan, warga sekitar sering bertanya kapan masuk gas, apa ada gas kosong, atau boleh titip tabung gas. Pihak penyupai memberikan tenggat 2-3 hari sekali untuk pemasokan gas ke semua pangkalan di bawah perusahaan mereka.

Di awal bisnis, kami ‘cuma’ diberikan 30 tabung saja sesuai data warga kurang mampu yang diterima. Namun di lapangan, penyupai bisa memberikan bonus 5 tabung atau tidak sama sekali tergantung dari performa bisnis yang sedang kami jalankan.

Nah, di sinilah semua itu dimulai untuk bekerja dengan sebuah laptop.

Bisnis Kecil Perlukah Sebuah Laptop?

Dunia modern yang praktis juga berdampak kepada bisnis yang semula saya kira kecil ini. Tentu, tidak boleh main-main jika sudah berhubungan dengan perusahaan besar kalau tidak mau kena finalti.

Perusahaan akan meminta laporan tertulis atau softcopy ke email mereka tiap maksimal sebulan sekali. Data ini akan digunakan sebagai acuan untuk memasok kembali tabung gas ke unit usaha dalam buku besar mereka. Apabila terdapat kejanggalan data, perusahana berhak untuk mengurangi atau memberikan teguran kepada pangkalan dimaksud.

Sebagai orang yang bekerja secara konvensional, adik saya tidak memiliki laptop untuk mengirim laporan bulanan. Pelaporan sesuai format yang tersedia harus diketik dengan rapi, data lengkap dan dikirim begitu di-reminder oleh staf perusahaan melalui pesan instan pribadi atau melalui grup.

Saya pikir, tidak bisa jalan maksimal bisnis kami jika belum ada laptop sebagai pendukung. Semua serba online, cepat dan praktis. Tidak saja laporan yang harus ‘segera’ tetapi juga penyetoran wajib sehari sebelum pengantaran.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber: Dokumen pribadi – contoh laporan yang harus dikirim softcopy dan hardcopy tiap bulannya.

Misalnya, lusa akan diantar sejumlah tabung gas yang baru dan ditukar dengan tabung kosong di toko kami. Maka hari ini adik saya harus menyetor sejumlah uang ke rekening perusahaan agar pengantaran tabung gas terdata sesuai antrean.

Setelah itu, data penerima wajib harus tercetak rapi dalam selembar kertas yang bisa ceklis sesuai kartu yang sudah dibagikan. Memang ada buku besar yang sudah dibuat tetapi pencatatan lain perlu dilakukan sesuai dengan format di laptop yang nantinya harus dikirim kembali ke penyupai.

Misalnya, begitu masuk tabung gas baru langsung habis, hari itu juga pelaporan sudah diterima oleh perusahaan. Kalau masih sisa 1 buah tabung saja, harus menunggu keesokan harinya, lusa, atau bahkan lusanya nanti untuk mengirim laporan kilat.

Agar kamu tahu, tidak saja di UD. WAN GAS saja, di mana-mana pangkalan yang saya tahu, belum parkir dengan baik truk penyupai tabung gas baru ke toko, warga sekitar sudah ramai antrean panjang.

Bahkan, bisa tidak kebagian jika penyupai tidak memberikan bonus namun saya bisa memastikan kinerja adik saya yang baik, telaten dan teliti sehigga tiap masuk tabung gas baru selalu mendapatkan bonus. Tak lama, ia harus berkutat dengan laporan yang selama ini dibuka melalui smartphone yang tentu saja kerepotan untuk pencatatan laporan bisnis begini.

Laptop Apa yang Cocok untuk Bisnis Kami?

Sekali lagi saya katakan, bisnis pangkalan gas LPG ini tidak kecil-kecilan. Kamu yang ingin membuka pangkalan gas ini sebaiknya mempertimbangkan sebaik mungkin cara kerjanya. Selain pelaporan lengkap dan harus dikirim sesegera mungkin, tiap tiga hari sekali kita harus menyiapkan modal agar tabung gas baru bisa langsung diantar ke pangkalan. Jika tidak?

Saya tahu benar betapa kesulitan adik saya menjalankan bisnis tanpa adanya laptop. Seharusnya ia bisa fokus ke bisnis kami tetapi mesti bolak-balik dengan jarak 15km dari tempat usaha ke rumah saya, cuma untuk menuntaskan pelaporan selengkap-lengkapnya.

Sudah tercebur ke air, ya minum sekalian meskipun tidak haus!

Jadi, usaha yang sudah berjalan ini layak dipertahankan agar Rp15 juta tidak melayang begitu saja. Sama seperti orang lain yang memerankan tokoh serupa dalam memulai bisnis.

Ada usaha, akan ada hasil. Tanpa usaha, semua nol besar!

Yang kami butuhkan adalah laptop bisnis yang mumpuni, bisa bekerja dengan baik dan tentu saja gahar bodi maupun performa.

Saya baru dapat informasi bahwasanya ASUS akan mengeluarkan laptop bisnis terbaik yaitu Laptop Bisnis ExpertBook B7 Flip (B7402) di mana sudah diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-11 terbaru dan juga Intel® Iris® Xᵉ graphics. Laptop bisnis ini sangat cocok untuk memuluskan usaha kami yang baru seumur jagung.

ExpertBook B7 Flip (B7402) Sebuah Terobosan Bisnis Skala Kecil sampai Besar

Kalau boleh saya sebut, ExpertBook B7 Flip adalah bala bantuan untuk bisnis yang mulai berjalan, maupun sedang berjalan. Penasaran dengan ExpertBook B7 Flip yang akan membantu bisnis lebih pesat? Saya akan berikan rekomendasi terkait ExpertBook B7 Flip dari prosesor tertinggi di kelasnya sampai koneksivitas 5G yang akan memperlancar segala urusan di dunia maya.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber: laptopmedia.com

ExpertBook B7 Flip Bekerja dengan Dinamis Bersama Prosesor Kencang

Secara tertulis, ASUS membenamkan Intel® Core™ i7-1195G7, RAM 16GB DDR4, Grafis Intel Iris Xᵉ Graphics, SSD 1TB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0, dan Windows 11 Pro untuk ExpertBook B7 Flip. Sebuah panduan yang tiada tanding untuk melancarkan aktivitas harian maupun kelas berat sekalipun.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber: laptopmedia.com

Dalam bekerja aktif setiap hari dengan laptop, prosesor yang dibenam pada ExpertBook B7 Flip mampu membuka aplikasi lebih cepat, bekerja lebih optimal, dan mampu menghindari layar berhenti bekerja karena prosesornya menggunakan arsitektur Tiger Lake 10nm SuperFin. Prosesor ini bekerja dengan TDP 28W dan 12MB Intel® Smart Cache. Dengan ini, laporan bisnis kami tidak akan tertunda meskipun saat menyelesaikannya membuka beberapa Tab Google Chrome seperti YouTube, Email, maupun media sosial, sembari bekerja dengan Microsoft Word Excel.

Pemrosesan data makin cepat dan stabil berkat konfigurasi RAM 16GB DDR4 dan ROM 1TB NVme. Bayangkan saat bekerja dengan laptop ini bisa langsung gesit seperti kamu sedang melihat pesawat jet tempur.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber gambar: asus.com

Dalam mendukung visual lebih baik, barangkali butuh liburan saat jam istirahat kerja, ASUS membenamkan Grafis Intel Iris Xᵉ Graphics pada laptop ini sehingga layar terlihat lebih responsif dan detail. Tentu, dengan kecepatan internet WiFi 6 dan koneksivitas 5G membuat sebuah tayangan YouTube berjalan tanpa tersendat-sendat.

ExpertBook B7 Flip tetap aman digunakan dalam waktu lama karena Sistem Pendingin Hibrida Lanjutan (AHCS) generasi terbaru membantu hal itu. AHCS akan membantu menghilangkan panas dengan cepat nyaris tanpa suara sehingga tidak menganggu aktivitas di depan layar.

Sistem pendingin ini tentunya membantu laptop memboost sampai dengan clock 5.5GHz dalam kecepatan maksimal. Makin asyik karena performa akan semakin cepat daripada yang dibayangkan. Pendingin ini akan menjaga performa sebaik mungkin dan sangat stabil dalam bekerja.

Layar Luas ExpertBook B7 Flip Bantuk Laporan Lebih Teliti

ASUS mempercayakan layar ExpertBook B7 Flip dengan ukuran 14 inci. Layar ini tentulah sangat berbeda dengan layar laptop pada umumnya karena memiliki screeen ratio 16:10. Bisa kamu bayangkan saat saya menyelesaikan laporan bisnis kecil-kecilan kami tidak ada cela untuk salah ketik karena layarnya sangatlah luas.

Saya akan bisa menikmati sudut pandang luas dari layar ExpertBook B7 Flip dari sudut atas dan bawah tanpa terkendala dengan bezel tebal seperti laptop lain yang sering dijumpai.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber gambar: asus.com

Menariknya adalah layar ExpertBook B7 Flip mendapat dukungan dari QHD 2560×1600 sehingga layarnya sangat pas dalam segala kondisi. Rasio layar laptop ini adalah 81% yang tidak terlalu tinggi untuk banyak aktivitas.

Layar ExpertBook B7 Flip juga mendukung Anti-glare display karena ASUS Pen akan memaksimalkan aktivitas layar sentuh dari laptop bisnis ini. Saya tidak akan kesulitan jika suatu saat perusahaan meminta kami mempresentasikan hasil kerja selama sebulan agar mendapat bonus. Nggak masalah jika bonus yang didapat 5 tabung gas baru karena hal kecil ini adalah batu loncatan untuk kesuksesan.

4 Mode Kekinian dari ExpertBook B7 Flip

ASUS mengintepretasikan banyak sekali kekuatan untuk ExpertBook B7 Flip. Kamu bisa menebak dari sebutan ‘Flip’ yang tak lain laptop berbentuk konvensional bisa berubah menjadi tablet dalam waktu bersamaan.

Benar sekali. Itulah salah satu keunggulan dari ExpertBook B7 Flip dengan 4 mode dalam 1 bentuk. Pertama, ExpertBook B7 Flip dapat diputar sampai 360 derajat sehingga bisa memaksimalkan kinerja di atas meja dengan minimal 5 orang.

Selain bisa dilipat penuh, mode lain dari ExpertBook B7 Flip adalah tablet tentu saja, mode tenda, mode stand, dan tak lupa mode konvensional untuk memudahkan pengetikan. Keempat mode ini sangatlah apik dalam membantu sebuah bisnis berjalan maksimal.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber gambar: asus.com

ExpertBook B7 Flip pada dasarnya masuk ke dalam kategori laptop 2-in-1 yang bisa digunakan sambil duduk, tiduran, maupun di mana posisi nyaman seorang bekerja. Laptop ini tidak saja cocok untuk menjalankan bisnis, saya juga sangat bisa mengandalkan laptop ini dalam aktivitas sehari-hari sebagai seorang guru.

Yang menarik tentu saja ASUS Pen yang bisa dipakai saat mode stand maupun tablet diaktifkan. Di depan pemegang kuasa perusahaan penyupai tabung gas usaha kami saya bisa memamerkan mode stand untuk mempresentasikan hasil kerja. Di dalam kelas selama mengajar saya bisa mengandalkan mode tablet sebagai pendukung aktivitas sampai habis jam pelajaran.

Transfer Data Aman Melalui ExpertBook B7 Flip

Sesuai tagline yang dimilikinya sebagai laptop 5G, koneksivitas ExpertBook B7 Flip sangatlah mumpuni untuk pengiriman data konvensional maupun melalui jaringan internet. Tentu, ExpertBook B7 Flip dibekali koneksivitas I/O agar semua kebutuhan bisa terpenuhi.

Saya belum pernah ketemu sebuah laptop yang memiliki slot nano-SIM Card di setiap sudut bodinya. Tetapi ExpertBook B7 Flip adalah pengecualian dari hal itu karena terdapat slot yang akan membantu aktivitas internet tanpa perlu portable hostpot dari smartphone.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber gambar: pcmag.com

Saat di rumah tanpa bisa mengandalkan WiFi 6, maka konesivitas 5G melalui kartu SIM yang tentu saja sudah 5G juga sangat dapat diandalkan. Pengiriman laporan bisnis kami tidak akan tersendat lagi kalau begini.

Perubahan zaman yang perlu tetapi bagian konvensional yang tidak bisa diubah dari sebuah laptop selalu ada. Demikian juga dengan ExpertBook B7 Flip yang masih membekali bodinya dengan Thunderbolt™ 4 USB-C® dengan kecepatan transfer data sampai 40 GBPS, terdapat output tampilan 4K, dan tentu saja port HDMI yang tak boleh dilupa.

ExpertBook B7 Flip Punya Suara Berkelas

ASUS selalu punya kejutan untuk urusan audio karena sudah mengandalkan Harman/Cardon. ExpertBook B7 Flip juga mengandalkan audio ini dalam memuluskan urusan suara di dalam ruangan kecil maupun besar.

Selama ‘musim’ video conference ini masih berlangsung meskipun pandemi telah usai, audio ExpertBook B7 Flip sangat membantu urusan kualitas suara dalam bekerja maupun menikmati hiburan.

ASUS menempatkan microfon ganda di bagian bezel atas layar untuk memudahkan aktivitas video conferensi maupun presentasi offline. Dua speaker dengan sertifikasi Harman/Kardon diletakkan pada bagian bawah agar audio lebih menggelegar.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber gambar: asus.com

Meskipun punya audio terbaik namun ExpertBook B7 Flip memiliki teknologi peredam bising dua arah dengan tenaga AI. Tentu ini sangat membantu aktivitas orang yang sedang mempresentasikan haasil kerja atau laporan lainnya.

Speaker ExpertBook B7 Flip dapat menyaring suara dan menghilangkan kebisingan dari lawan bicara saat sedang diskusi online. Hal ini sangat dibutuhkan karena gaya baru, yaitu video conferensi, atau meeting online, akan berlanjut sampai waktu yang tak ditentukan.

ExpertBook B7 Flip dengan Sertifikat Militer

Nama juga laptop bisnis tentu saja akan diajak bekerja dalam waktu lama dan lebih kompetitif. ExpertBook B7 Flip kemudian mendapat sentuhan yang luar biasa pada sisi keamanan seperti pada perangkat keras yang tahan banting, firmware, dan perangkat lunak yang terkenal dapat disimpan dengan aman melalui sistem keamanan yang dimiliki oleh ExpertBook B7 Flip sehingga tidak mudah susupi mallware maupun dicuri menggunakan flashdisk.

ExpertBook B7 Flip sendiri memiliki sistem keamanan biometrik internal dalam rangka mengamankan data pengguna. Sensor sidik jari sudah terintegrasi dengan tombol daya memungkinkan tidak mudah mengaksses ke sistem operasi ExpertBook B7 Flip.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber: laptopmedia.com

Windows Hello pada ExpertBook B7 Flip dapat membantu mengenali wajah pengguna saat mengaktifkan laptop. Kamera canggih ini bekerja sebaik mungkin agar laptop tidak mudah dibuka oleh siapa saja.

Laptop bisnis terbaik ExpertBook B7 Flip memiliki sebuah teknologi mutakhir yaitu Chip Trusted Platform Module (TPM) 2.0 yang akan menyimpan kata santi dan juga kunci enkripsi keamanan tambahan untuk memperkuat sistem. Selain itu, untuk menjaga keamanan lainnya terdapat slot Kensington Lock yang membuat laptop ini aman secara fisik meskipun jauh dari jangkauan.

Yang menarik tentu saja Military-grade MIL-STD 810H. Ketahanan standar militer ini membuat bodi laptop yang terbuat dari magnesium-aluminium tampak sangat kokoh dan mampu bertahan dari jauh jarak tertentu. ASUS telah melakukan pengujian terhadap laptop ini setidaknya 10 test antara lain, Hinge Test, Port Durability Test, Panel Pressure Test, Keyboard Durability Test, Shock Test, Drop Test, Vibration Test, Humidity Test, Altitude Test dan Temperature Test.

Keunggulan Lain ExpertBook B7 Flip

ExpertBook B7 Flip bisa disebut sebagai laptop yang banyak sekali keunggulan yang membuatnya tampil berbeda daripada laptop lain. Di antara keunggulan lain dari ExpertBook B7 Flip adalah:

Ergolife yang memungkinkan ExpertBook B7 Flip mendapatkan pengalaman mengetik paling nyaman, dan akurat karena bodi terangkat. Biasanya kita menemukan laptop yang bagian motherboardnya menempel dengan alas yang membuat kenyamanan mengetik berkurang.

NumberPad yang memiliki cahaya LED tentu saja menarik saat keypad ini menampilkan numerik penting yang nyaman di ruangan remang atau gelap.

ExpertBook B7 Flip dirancang dengan keyboard tahan air, tahu sendiri bagaimana sebagian kita ceroboh saat bekerja dan ASUS memahami akan hal ini. Keyboard laptop bisnis ini bisa tahan sampai 78cc begitu ada tumpahan air, serta mudah sekali mengeringkan dan membersihkannya.

ASUS menghadirkan suasana baru dengan indikator light di bagian bodi sudut kanan atas. Lampu berwarna merah ini bisa diaktifkan dengan menekan Fn+1 yang memberi sinyal kalau kamu sedang bekerja dengan laptop ini.

ASUS juga menghadirkan sesuatu yang praktis yaitu ASUS ExpertWidget di mana merupakan shortcut paling mutakhir. Untuk mengaktifkan fitur ini cukup menekan FN+1, FN+2, FN+3, atau FN+4, sesuai kebutuhan membuka folder apa yang selama ini sering sekali kamu gunakan.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber gambar: asus.com

Saya rasa ExpertBook B7 Flip memang menyuguhkan sesuatu di luar jangkauan kita untuk mendapatkan hasil terbaik dari sebuah laptop ini. Dengan keunggulan tambahan ini, ExpertBook B7 Flip akan lebih membantu saya membangun bisnis kami yang masih berawal dari pangkalan gas LGP 3kg kecil-kecilan!

Koneksivitas 5G ExpertBook B7 Flip

Saat saya menulis bagian akhir artikel ini, adik saya baru saja mengantarkan laporan tertulis – tentu sebelumnya sudah mengetik rapi – ke perusahaan penyupai tabung gas ke toko kecil kami. Hardcopy memang tidak bisa dihindari, dan penting juga – masih sangat penting – di semua lini aktivitas dan usaha milik pribadi maupun lembaga. Meskipun demikian, laporan softcopy justru wajib secepat ‘kilat’ sampai ke email perusahaan.

Saya tidak mau menyamai soal Big Data maupun event lain yang mengandalkan koneksivitas internet sampai 5G. Untuk keperluan kirim laporan hari ini saja, kami membutuhkan internet yang benar-benar cepat agar tidak diteror oleh Admin perusahaan. Kendala yang pasti hari ini tak lain jaringan yang masih 4G dan putus-nyambung dari provider penyedia layanan telekomunikasi.

ExpertBook-B7-Flip

Sumber gambar: asus.com

Di dalam hati, saya sangat menginginkan ExpertBook B7 Flip yang sudah terkoneksi ke internet dengan baik melalui koneksivitas 5G. Laptop ini tak lain sebuah perangkat bisnis untuk memajukan usaha karena disebut sebagai penggagas utama laptop 5G di Indonesia. ASUS menciptakan suasana yang benar-benar menarik di mana sebuah perusahaan skala kecil maupun menengah – dan bahkan yang baru merilis usaha seperti kami – mampu berjalan sebaik mungkin bersama fitur 4G dan 5G dari ExpertBook B7 Flip.

Main Spec. ExpertBook B7 Flip (B7402)
CPU Intel® Core™ i5-1155G7 Processor 2.5 GHz (8M Cache, up to 4.5 GHz, 4 cores)

Intel® Core™ i7-1195G7 Processor 2.9 GHz (12M Cache, up to 5.0 GHz, 4 cores)

Operating System Windows 11 Home – ASUS recommends Windows 11 Pro for business

Windows 11 Pro – ASUS recommends Windows 11 Pro for business

Windows 10 Home – ASUS recommends Windows 10 Pro for business

Windows 10 Pro – ASUS recommends Windows 10 Pro for business

Free Upgrade to Windows 11¹

Memory 16GB DDR4 SO-DIMM, Memory Max Up to:64GB
Storage 512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD

1TB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 Performance SSD

Display Touch screen, 14.0-inch, WUXGA (1920 x 1200) 16:10, Integrated privacy screen, Wide view, Anti-glare display, LED Backlit, 500nits, sRGB: 100%, Screen-to-body ratio:81 %
Graphics Intel Iris Xᵉ Graphics (available for Intel® Core™ i5/i7/i9 with dual channel memory)
Input/Output 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A

2x Thunderbolt™ 4 supports display / power delivery

1x mini Display Port

1x HDMI 2.0b

1x micro HDMI (RJ45 lan)

1x 3.5mm Combo Audio Jack

SIM card slot

Smart card reader

Camera 720p HD camera with IR function to support Windows Hello

With privacy shutter

Connectivity Wi-Fi 6(802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth 5.2
Audio Audio by DTS Smart Amp Technology Built-in speaker Built-in array microphone harman/kardon (Premium) with Cortana support
Battery 63WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion
Dimension 32.00 x 23.42 x 1.80 ~ 1.89 cm (12.60″ x 9.22″ x 0.71″ ~ 0.74″)
Weight 1.44 kg (3.17 lbs)
Colors Black
Price Starts from Rp33.164.000
Warranty 2 tahun garansi global

Simpulan dan Rekomendasi

Saya cukup puas mengetahui ASUS mengeluarkan produk seperti ExpertBook B7 Flip. Saya berharap laptop ini bisa membantu bisnis kami berjalan sebaik mungkin di masa mendatang. Tentu, tidak mudah memulai sebuah perjalanan panjang dan mendapatkan rintangan tetapi dengan ExpertBook B7 Flip saya menaruh harapan lebih tinggi.

Saya percaya pada teknologi keamanan tingkat tinggi dari ExpertBook B7 Flip akan mampu menjaga rahasia dapur sebuah bisnis. Dengan penetrasi terbaik pada jaringan 5G, ExpertBook B7 Flip tak lain kawan sepadan dalam menjalankan bisnis skala kecil sampai besar.

Dengan multifungsi dari sebuah laptop unggul, saya bisa beradaptasi di dalam ruangan maupun di luar ruangan sebaik mungkin. Dengan begitu, usaha tetap jalan, produktivitas juga tidak boleh lekang dan terkendala karena perangkat yang kurang memadai.

ASUS memberikan sentuhan yang sangat manis pada laptop bisnis mereka ini. Dengan baterai 63Whrs, pekerjaan akan mudah dilakukan meski di luar ruangan tanpa perlu mencari sambungan listrik. Dengan berat 1,44 kg saya rasa tidak terlalu berat untuk dibawa ke mana-mana.

ASUS sangat direkomendasikan untuk yang sedang membangun sebuah bisnis, bisnis sudah berjalan, atau bisnis yang hampir gulung tikar karena pandemi. Nggak ada salahnya kita memulai kembali dengan sentuhan manis dari laptop terbaik ASUS. Kalau bukan hari ini, esok hari kita sudah digilas oleh bisnis orang lain yang memiliki perencanaan lebih matang!

Referensi

ASUS – https://www.asus.com/uk/Laptops/For-Work/ExpertBook/Expertbook-B7-Flip-B7402F-11th-Gen-Intel
PCMag – https://www.pcmag.com/reviews/asus-expertbook-b7-flip
Laptop Media – https://laptopmedia.com/review/asus-expertbook-b7-flip-b7402f/

ExpertBook-B7-Flip

Sumber: asus.com

%d bloggers like this: