January 19, 2020

Cari Makanan Halal di Bali, Colek Saja Ayam Betutu Bu Agung Ulan

ayam betutu halal di bali
Ayam Betutu yang pedas dan khas di Bali – Photo by Bai Ruindra
ke Bali, ada nggak ya makanan halal?
Pertanyaan
yang wajar mengingat Bali merupakan salah satu destinasi yang didominasi oleh
umat Hindu. Kuliner halal tentu masuk ke dalam catatan paling atas. Pandu sebagai
guide dadakan juga telah memberikan list tempat makan yang layak
untuk saya, dirinya, dan Sandi.

Baca Juga

Bliss
Surfer Hotel Kuta Bali, Area Surfing untuk yang Belum Bisa Berenang
 

Saya
sempat berpikir akan susah sekali mendapatkan makanan halal di Bali. Saat sarapan
di penginapan
saja, saya sedikit deg-degan dan menyenggol Sandi. Penginapan
kami hampir semua dihuni oleh bule – turis luar negeri. Sejak check-in pada
malam harinya, kami belum bertemu dengan turis dalam negeri. Sandi tampak enjoy
menyantap breakfast yang benar-benar enak di penginapan endorse
kami tersebut.
Sehari
sebelumnya, 09 September, kami telah mampir ke salah satu warung makan yang
sempit, tertata seadanya, sepi dan tentu saja nyaman. Kekhawatiran saya akan
makanan tidak halal di Bali sirna sudah. Tenang saja, ada kok warung
makan halal di sudut-sudut kota tersembunyi. Asalkan jeli, kamu nggak akan nyasar
ke warung makan tidak halal.
Warung
makan ini terletak di Jalan Tukad Pakerisan, Panjer, Denpasar, Bali. Di pintu
masuk saja telah terlihat dengan jelas nama warung makan ini. Begitu duduk di
kursinya yang sederhana, keraguan itu benar-benar sirna saat wanita berjilbab
menghampiri. Warung Ayam Betutu Muslim Bu Agung Ulan bukanlah warung makan
berbintang dengan aneka makanan mahal. Warung makan ini cocok untuk
mengenyangkan perut kami; saya, Sandi, Pandu, Triadi dan Bli Kangin, driver
kami.
“Ayam
betutu itu seperti apa?” tanya saya. Agak lugu dan sebenarnya memang tidak
paham dengan nama kuliner ini.
“Lihat
saja nanti,” ujar Pandu.
“Sama
dengan ayam penyet?” kejar saya lagi.
“Beda!”
tegas Pandu.
“Beda
dia,” Sandi seakan-akan tahu juga kuliner yang akan kami santap nanti.
Celoteh
demi celoteh anak muda dalam kondisi perut keroncongan terjadi. Pikiran saya
benar-benar belum tenang sebelum sepiring nasi, ayam betutu, sambal yang pedas
itu sampai ke depan mata. Aromanya terasa khas. Ayam Betutu dibumbui dengan
kuah yang dikecap pedas walaupun telah saya sampaikan jangan terlalu pedas. Dasar
lidah yang tidak bisa merasakan pedas, saya tetap pedas meskipun mereka yang
lain terbahak saat mencicipi kuah di piring saya. Sandi lebih tertantang untuk
merasakan kuah Ayam Betutu dengan porsi sangat pedas. Tidak hanya itu, Sandi
juga mencolek sambal di piringnya dan di piring saya dengan lahap. Saya kira,
orang Jawa itu nggak begitu suka makan pedas. Sandi kok mau makan pedas?
– lupa saya tanya kepadanya waktu itu.
Ayam
Betutu disajikan dengan lebih besar dibandingkan dengan ayam penyet. Satu porsi
Ayam Betutu yang dijual sebesar 30 ribu dipotong besar-besar, baik dada maupun
paha. Untuk saya yang tidak banyak makan, satu porsi Ayam Betutu bisa disantap
sendirinya tanpa ditambah nasi. Bisa ditebak, saya menyisakan sedikit nasi
karena terlalu lahap menyantap Ayam Betutu. Mau meninggalkan potongan paha ayam
itu, kasihan telah bayar mahal, oh bukan yang itu, rugi benar karena di Aceh
saya tidak akan mendapatkan Ayam Betutu yang sama dengan di Bali, mungkin saja
di Aceh belum ada yang jual Ayam Betutu.
Ayam
Betutu terasa lebih istimewa di lidah saya. Barangkali karena ini kali pertama
saya merasakan kuliner ini. Satu kekurangan di lidah saya adalah makanan ini
terlalu lembek. Saya lebih menyukai ayam yang sedikit keras seperti ayam
kampung. Namun kuah dan sambal dari Ayam Betutu ini benar-benar belum pernah
saya rasakan. Kuahnya pas, semua bumbu terasa menusuk sampai ke daging ayam
yang lembut. Tulang-tulang ayam pun rasanya enggan untuk dibuang saking bisa
dikunyah.

Baca Juga

Keheningan
Pura Taman Ayun di Bali yang Eksotik danKental Ajaran Hindu

Bali
tidak selalu menyuarakan tentang panorama yang indah. Kuliner yang membuat
lidah bergoyang juga patut dicoba. Kamu yang seorang muslim tentu tak perlu
khawatir karena di Bali banyak sekali warung makan yang menghidangkan kuliner
halal. Cukup pasang mata dengan jeli, lirik kiri dan kanan, baca yang teliti,
kamu akan menemukan warung makan halal. Eh, bisa juga kamu searching di smartphone
mewah itu tempat makan halal di Bali.
ke Bali dan berburu kuliner halal, boleh kok kamu coba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *