Cara-Meningkatkan-DA-PA-Blog

Cara Meningkatkan DA dan PA Blog Agar Dapat Job Jutaan Rupiah

Cara Meningkatkan DA dan PA Blog Agar Dapat Job Jutaan Rupiah – Blog sudah jadi bagian terpenting digital marketing. Dunia internet sangat mencintai banyak link dari berbagai sumber dan penulis. Dengan bergudangnya materi untuk satu kata kunci, makin kuat bentukan dari pencarian itu sendiri. Hanya saja, siapa yang kuat dirinya yang akan bertahan di one page. Saat di posisi pembaca, kita ‘hanya’ akan membuka sampai halaman tiga saja, sebelum mencari dengan kata kunci berbeda.

Baca Juga:

Sebelum memulai dengan cara menaikkan DA dan PA, sebaiknya kita pahami terlebih dahulu apa yang sebenarnya ingin kita cari di internet. Dunia internet sangat beragam dan bervariasi. Makin ke sini, orang-orang yang terlibat di internet bisa berprofesi apa saja. Bahkan, untuk membangun sebuah branding, seorang dokter membuat blog dengan isi konten kesehatan semua. Google – ataupun mesin pencari lain – akan menandai bahwa blog tersebut dapat dipercaya sebagai fokus utama pencarian.

Blog yang branding kuat sulit dicari ditengah gempuran blog – situs – besar lain dengan beragam informasi dan juga penetrasi jaringan yang kuat. Contohnya saja, sebuah situs berita dengan korenponden dari berbagai lini akan mengisi tiap kanal persekian menit. Dengan gempuran artikel banyak perjam, backlink yang kuat, situs besar itu mampu mempertahankan posisi puncak – ditambah ketahanan server bernilai ratusan juta rupiah.

Apakah mungkin kita sebagai blogger mengalahkan kekuasaan situs berita tersebut? Mungkin saja. Sebuah situs bisa dipatahkan kekuatan mereka asalkan blogger memiliki cara untuk melanjutkan pertarungan tersebut. DA dan PA menjadi salah satu alasan sebuah blog bertahan di posisi atas dan masuk list untuk mendapatkan sponsor.

Apa yang Dicari Pembaca

Pembaca datang dari berbagai elemen. Mereka membutuhkan konten yang benar-benar dibutuhkan agar bertahan hidup. Seorang anak di masa work from home akan secara kontinu mencari soal-soal yang dibahas sebaik mungkin, lalu mencatat materi sesuai dengan tugas yang diberikan oleh guru mereka. Dengan begitu, kita sudah terarah dengan mau pembaca. Seorang ibu, akan mencari tips memasak agar masakan makin enak. Seorang anak gadis akan mencari tutorial memakai jilbab dengan sempurna.

Sebelum memposisikan diri sebagai penulis blog, kita harus berada di posisi pembaca terlebih dahulu. Kita butuh apa saat membuka Google. Kita ingin membaca tips tentang traveling murah. Kita ingin mendalami ilmu komputer secara otodidak. Kita maunya belajar design grafis dengan praktis. Semua itu kita cara agar kebutuhan tercapai.

Orang lain juga akan mencari kata kunci yang sama. Berbeda sedikit karena beda hobi atau beda kebutuhan. Tetapi pada dasarnya, sama-sama mencari sesuatu untuk dibaca. Sebenarnya, apa yang dicari oleh pembaca ada di dekat kita sendiri. Kita mau atau tidak menggali informasi dari orang terdekat, kemudian ditulis dan mengubah omongan menjadi sebuah tulisan yang abadi.

Jika sudah yakin dengan apa yang diinginkan pembaca, kemudian mengubah persepsi dalam diri kita masing-masing. Apakah benar mau menekuni dunia blog dengan serius atau hanya ikut-ikutan orang semata.

Masih ada orang yang memandang blogger sebagai kelas terendah; beda dengan dirinya yang berpangkat dan jabatan. Padahal, soal honor yang didapat seorang blogger tertentu bisa mengalahkan setahun gaji dari pejabat dimaksud tanpa masuk uang korupsinya. Pandangan ini memang tidak berlaku pada blogger dengan celana kusam, bagi orang yang selalu berpakaian rapi semua dinilai dari penampilan. Sedangkan blogger, hanya memikirkan bagaimana blog miliknya berada di one page.

Domain Authority Sebuah Blog

Seorang blogger bahkan pekerja di balik layar situs besar, tak akan pernah mengabaikan Domain Authority (DA). Penilaian sebuah blog atau situs tak lain dengan makin tingginya nilai DA yang didapat. Makin tinggi, makin dipercaya Google untuk naik ke peringkat tertentu di halaman mereka. DA juga menjadi rujukan untuk Google dalam menempatkan sebuah link artikel dari blog kita. Dengan kata lain, DA adalah barometer dari kepercayaan mesin pencari kepada sebuah blog.

Jika kamu mau membandingkan, coba saja cari sebuah kata kunci di Google, saat halaman tertentu keluar, baik blog maupun situs besar, maka cari saja berapa besar DA dari blog atau situs di halaman satu Google itu. Saya bisa pastikan bahwa rata-rata situs yang masuk ke one page memiliki DA tinggi dibandingkan dengan situs di halaman selanjutnya.

Memang, seribu satu hal mustahil bisa terjadi jika terselip blog dengan DA rendah. Mungkin baru di-update atau pemilik blog melakukan optimasi terhadap artikel miliknya. Sah-sah saja jika itu terjadi tetapi lambat laun, artikel dari blog dengan DA rendah itu akan terpental ke halaman berikutnya karena tidak sanggup bersaing dengan situs ratusan artikel perhari.

Cara kerja dari DA itu sebenarnya unik dan menarik. Beberapa blogger ada yang abai karena tidak begitu berharap dapat pekerjaan dari blog; karena menganggap menulis sebagai hobi dan ikhlas saja. Namun, mereka yang sudah mendapatkan banyak ‘monetisasi’ dari blog tentu saja tidak mau DA turun karena itu namanya sponsor akan menjauh.

Saya sudah menerapkan beberapa hal dalam mempertahankan DA untuk blog ini. Selain referensi dari blog lain, ilmu yang saya terapkan ini terbukti ampuh membuat blog tidak turun DA meskipun badai perbaikan sering dilakukan pada perangkingan ini.

Cara Meningkatkan DA Sebuah Blog

DA sebuah blog saat ini adalah nilai jual itu sendiri. Kita mau ke mana dan berbuat apa di dunia blog itu harus jelas. Blog dengan paid domain atau domain berbayar tentu harus ada pemasukan untuk menutupi harga domain bahkan hosting.

Uang dari blog tidak lagi sebatas Google Adsense semata. Dengan ‘larinya’ iklan Google ke YouTube, pengurangan di blog sangat terasa. Namun, bukan berarti blog tidak bisa diapa-apakan. Situs besar lain, apakah situs jualan online, maupun situs tertentu yang ingin statusnya bertahan dan dipercaya Google, sejatinya akan membeli backlink dari blog kita.

Penilaian yang pertama adalah DA itu sendiri. Sebuah blog dengan DA tinggi akan sangat menarik sponsor untuk membayar lebih mahal. Artinya, link yang mereka tanam di blog dengan DA tinggi itu dapat kepercayaan dari Google. Sederhana saja cara untuk meningkatkan DA sebuah blog. Meskipun teori di internet banyak, tetapi kita pilih cara sederhana saja agar tidak lelah jika hasilnya nanti mengecewakan.

Perbaiki Semua Konten

Konten sebuah blog sangat mempengaruhi kedudukan blog di Google dan juga DA. Konten dengan 300 karakter sudah tidak ‘laku’ lagi saat ini karena dianggap ‘SPAM’ atau lebih tepatnya tidak menjabarkan topik dengan baik. Hal itu tentu saja tidak disukai oleh mesin pencari. Google maupun Bing perlu konten yang segar dan lengkap. Konten review harus detail produk bersama fotonya. Konten tips harus lengkap dari A to Z.

Tidak masalah jika sebuah blog lifestyle atau lebih dikenal gado-gado. Situs besar juga demikian, semua informasi masuk asalkan bertahan lama atau viral di masyarakat. Cara meramu saja kembali kepada kita sebagai pemilik blog. Untuk apa kita memaksa fokus konten pada traveling sedangkan kita sendiri jaran jalan-jalan.

Konten yang baik saat ini setidaknya ditulis dalam 1000 kata lebih. Jabaran yang ditulis lengkap dan mudah dipahami oleh pembaca. Algoritma Google juga tidak akan kebingungan dengan hal ini. Penulis blog memang masih ada yang merasa berat dengan jumlah kata itu. Perlahan saja semua akan baik-baik saja seiring waktu menulis yang terus diasah.

Untuk blog ini sendiri, saya pernah membuang lebih dari 500 artikel. Tidak mudah untuk melakukan itu. Tetapi harus saya lakukan karena artikel dimaksud sudah tidak membawa dampak apa-apa kepada performa blog. Misalnya, artikel yang sudah tidak relevan. Sebuah produk diluncurkan 3 tahun lalu dan tahun ini produk itu sudah tidak ada lagi di pasaran, maka artikel ini saya hapus dengan ada atau tidak adanya backlink dari luar.

Artikel lain yang harus rela saya hapus adalah sebuah curahan hati yang kalau dibaca saat ini bikin malu. Ditulis panjang tetapi sama sekali tidak bermanfaat bagi SEO dan malu sendiri untuk membacanya. Jenis artikel seperti tutorial dari sponsor yang linknya sudah mati juga dihapus, seperti promosi akhir tahun 2017 yang link ‘jualan’ itu cuma bisa di-klik pada periode tertentu. Di satu sisi bisa saja mempertahankan artikel saja dengan menghapus link yang sudah broken. Di sisi lain, informasi sudah tidak up to date dan tidak ada imbas apa-apa untuk pembaca.

Artikel-artikel lain juga saya hapus karena sulit selalu menemukan ‘ikon’ hijau dari Plugin SEO. Artinya, semasa menulis artikel itu dulu, saya tidak mendapatkan ilmu untuk membuatnya terangkat ke permukaan. Menulis lepas saja asal blog terisi namun manfaat tidak ada sama sekali selain curhat galau tak bertuan.

Keputusan perbaiki konten ini juga berpengaruh kepada hal lain, tidak saja pada DA dan PA. Performa blog makin ringan karena gambar banyak yang terhapus, jika mau memasang iklan Google juga lebih mudah karena artikel yang ditulis semuanya original dan tidak ada gambar dari pihak lain.

Pahami SEO Konten Jangan Asal Tulis Saja

SEO konten sangatlah perlu. Sebuah artikel yang ditulis sebenarnya bersaing dengan banyak sekali konten serupa dari situs besar. Kita yang kemudian mengubahnya menjadi apa agar konten yang dibuat terarah.

Sebelum menulis, saya memulai dengan kata kunci terlebih dahulu. Keyword itu yang kemudian melahirkan poin-poin yang akan ditulis. Kita harus harus memahami H1 dan juga H2, setidaknya yang berkaitan dengan serapan SEO itu sendiri.

Menulis panjang akan membuang banyak sekali energi jika tidak menempatkan kata kunci di bagian tertentu sesuai dengen SEO. Kata kunci menjadi sebuah keharusan sebelum menulis. Tiap blogger punya cara tersendiri untuk membuat kata kunci sebuah artikel.

Saya tidak meminta untuk memahami ilmu SEO sampai ke akar-akarnya. Paling tidak hal sepele ini mendapat perhatian khusus. Keyword yang dimaksud langsung dihadapkan pada judul, paragraf pertama dan juga di beberapa paragraf lain sesuai persebarannya.

Dengan ilmu dasar keyword dan SEO ini tulisan yang dihasilkan tidak asal tulis saja. Ada sasaran pembacanya tersendiri dan tidak menunggu waktu pembaca datang. Dunia internet berbeda dengan kehidupan nyata. Pembaca yang datang ke toko buku berbeda dengan pembaca yang berkunjung ke blog. Memang tiap tulisan ada pembaca masing-masing tetapi konteks internet sangatlah berbeda.

Sebuah tulisan yang tidak menerapkan keyword dengan benar, sekali tidak masuk ke mesin pencari Google, selamanya akan tenggelam. Share dari media sosial hanyalah pemanis, jika ada yang klik itu namanya rezeki, tidak ada itulah berkah kesabaran.

Tanam Link Artikel Ke mana-mana

Beberapa orang mencemooh saya karena artikel sering dimuat VIVAcoid. Saya abaikan hal demikian karena tidak membawa pengaruh apa-apa. Tetapi, saat teman lain DA jatuh bebas, saya malah naik tidak sedikit. Salah satu faktor yang menguatkan tadi adalak backlink ‘gratis’ dari situs besar itu tadi. Satu saja backlink bisa membawa pengaruh, bagaimana dengan banyak backlink?

Untuk mendapatkan backlink dari VIVAcoid memang sulit karena harus melalui proses moderasi terlebih dahulu. Bukan berarti kita pasrah diri saja, berharap ada blog teman yang DA tinggi mau menanam link artikel kita di sana. Tidak demikian juga.

Gagal dimuat VIVAcoid, ada cara lain untuk mendapatkan backlink untuk menguatkan artikel yang baru saja kita tulis. Kuncinya, kamu harus berlelah-lelah dahulu untuk itu. Situs besar yang saya tanam backlink ada beberapa, namun saya bagikan saja yang mudah kami terapkan dalam keseharian.

Mediumcom adalah satu salah situs microblogging yang dapat kita manfaatkan. Kamu cuma perlu membuat akun di sana lalu buat New Story, bebas mau menulis apa saja lalu masukkan link dari artikel di blog kita yang baru dipublikasikan tadi. Satu backlink sudah kita dapatkan.

Kamu sedang mencoba-coba peruntungan di Podcast? Saya melakukan hal yang menarik saat memposting MP3 ke Anchor. Bagi kamu yang belum tahu Anchor, situs ini adalah media untuk meng-upload voice yang nantinya secara otomatis akan menyebarkannya ke Spotify, Google Podcast maupun Apple Podcast.

Bagaimana menanamkan link di Anchor ini? Saat kamu meng-upload suara, di bagian deskripsi dari rekaman kamu itu bisa dimasukkan link ke artikel yang sesuai. Satu backlink sudah kamu dapatkan dari situs besar lainnya.

Jika masih belum cukup, kamu sebar link artikel tadi ke Facebook, Twitter, Linkedin maupun Pinterest dan beberapa media sosial lainnya. Dengan link dari media sosial ini, tidak saja keuntungan pembaca tetapi kita mendapatkan link dari situs besar dunia.

Tanam Link Internal Sebanyak Mungkin

Kadangkala blogger cukup abai terhadap internal link. Tahukah kamu kalau sebenarnya link internal yang mengarah kepada artikel lain di blog kita itu sendiri membawa pengaruh besar sekali. Dengan menanam link yang banyak kita akan memiliki interkoneksi yang kuat.

Kalau kamu melihat beberapa situs besar, mereka menautkan link internal dalam jumlah banyak, misalnya tiga setelah paragraf pertama, dan tiga lagi sebelum paragraf akhir. Gunanya tak saja untuk mengundang pembaca melainkan untuk menguatkan posisi mereka di mata Google.

Trik untuk menanam backlink internal ke blog kita sederhana saja. Jika kamu memiliki sebuah backlink keluar (dari sponsor misalnya), maka kamu harus menanam setidaknya tiga backlink ke artikel blog sendiri. Dengan begitu akan berimbang dan akurat di mata Google. Jika ada dua backlink keluar, setidaknya kamu harus memasang enam link ke dalam. Makin banyak makin bagus.

Rekomendasi link artikel itu bisa sangat menguntungkan blog kamu sendiri. Suatu artikel yang memiliki banyak link di dalam blog sendiri cukup mudah untuk masuk ke page one Google. Coba saja terapkan tanam link internal ke semua artikel kamu, maka hasilnya akan lebih baik.

Hapus Broken Link Secara Berkala

Broken link adalah link yang sudah tidak aktif lagi. Kamu bisa cek dengan mesin maupun memasang Plugin. Cara kedua hanya ada di WordPress yang sangat memudahkan kita menemukan broken link dan langsung menghapus link yang rusak itu maupun artikelnya jika sudah tidak relevan.

Sebelum migrasi ke WordPress, saya pernah menghapus lebih dari 5000 broken link. Butuh seminggu lebih untuk menghapus semuanya, termasuk komentar dari akun Google+ yang mana telah dimatikan oleh Google. Perlahan, DA yang semula 20 langsung melejit ke angka 30. Perjuangan membuahkan hasil rupanya.

Hapus backlink secara berkala itu penting sekali. Dengan Plugin kita mudah menghapus broken link di artikel dimaksud, namun jika kamu masih bertahan di blogspot, maka harus cek secara rutin lalu hapus satu persatu backlink yang rusak baik dari artikel maupun komentar.

Broken link ini akan segera dianggap SPAM oleh Google dan membawa citra buruk kepada blog kita. Link yang sudah mati itu harus segera dihapus karena tidak lagi mengarahkan ke mana-mana. Makin dipertahankan, makin membuat blog kita terjun bebas.

Blogwalking Rutin Mampu Pertahankan DA

Google sangat menyukai ‘silaturahmi’ antara pengguna internet. Ada blog bukan berarti kita tidak lagi berkunjung ke blog lain. Akun yang kita miliki atau alamat blog yang kita punya, haruslah tertanam sesekali linknya di blog orang lain. Gunanya adalah ‘berkawan’ yang membawa perubahan kelak.

DA dan PA di satu sisi dipertahankan dari komentar pada blog kita. Makin sering orang berkomentar pada blog kita, dan makin sering kita berkomentar pada blog orang lain, makin baik pula DA sebuah blog. Komentar lebih kurang 5 sampai 10 kata bisa mengubah segalanya soal rangking blog.

Blogwalking bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, saat kamu sedang ikut lomba, kamu bisa cara artikel dari peserta lain dan meninggalkan komentar di postingan mereka. Kamu bisa juga ikut grup blogwalking yang mewajibkan peserta untuk bikin list tiap minggu.

Kita bukanlah situs besar tetapi eksistensi sangatlah perlu. Kunjungan ke blog kita yang tidak seberapa akan didukung oleh komentar dari blog lain, setidaknya bisa membantu mempertahankan DA blog itu sendiri. Jadi, jangan malas-malasan untuk berkomentar di blog lain selama itu membawa pengaruh kepada blog kita.

Page Authority Acuan Keberhasilan Sebuah Blog

Nilai yang diberikan oleh Page Authority (PA) antara 0-100. Makin tinggi nilai yang didapat, makin melesat rangking blog kita di halaman Google. Dengan kata lain, makin tinggi PA, tulisan di blog kita akan sering muncul di halaman mesin pencari.

PA hampir sejalan dengan DA. Untuk menaikkan PA dibutuhkan konsistensi dalam meng-update artikel di blog kamu. Konten yang dipublikasikan adalah original bukan copyright yang akan berdampak buruk pada citra blog kamu sendiri. Informasi yang relevan, lengkap dan banyak dicari pembaca akan menjadi nilai tambah PA blog kamu.

Backlink yang tadi disebut pada beberapa situs besar juga membawa pengaruh besar kepada PA blog kamu. Makin bayak link dari luar, makin baik peningkatan PA. Selain itu, gambar maupun media pendukung lain sangat baik untuk mempertahankan PA blog kamu. Jadi, jangan abaikan sebuah gambar untuk pemanis artikel yang kamu publikasikan.

Kesalahan kita saat ini adalah menulis blog tanpa tentu arah. Dunia digital yang terus berkembang, tulisan di blog juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Baiklah kamu cuma hobi saja, dari sini kamu bisa mencontoh Mark Manson dalam menulis Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat, yang berawal dari tulisan blog. Kamu bisa memulai kerangka tulisan apa yang mau ditulis. Namun, jika ingin keduanya, branding dan buku, kamu harus terapkan tips dari tulisan ini!

About the author

Writer | Blogger| Teacher | Pemenang Writingthon Asian Games 2018 oleh Kominfo dan Bitread Publishing

Partnership: [email protected]

www.youtube.com/bairuindra

Comments

      1. Wah ini keren abis, sebenarnya DA PA ku turun naik kayak pasang surut. Mentok di 8 karena malas untuk urus, lihat item asbabul jutaan rupiah jadi ngiler kak, kebetulan barusan chek DA PA, 9/25 kakak, itu gimana coba?

        1. Gan mau tanya, Blog DA baru 9 tapi sudah bisa tembus page 1 setiap buat artikel. Pemilik hanya mengenal SEO dan Konten yang Ditulisnya. Penulisnya memang sudah otodidak jadi apa aja dia bisa tulis. Apakah masih dikategorikan Blog Pemula???

    1. Artikel sangat berbobot ini mas harus aku Bintangi.susah emang kalau sampai me buang artikel artikel terdahulu. Aku pribadi memang pingin DS tinggi tpi klo harus menghapus artikel dulu dulu ah tunggu dulu. Kenangan dirasa lebih berharga karena toh dulu kutuliskan biar kan jadi abadi.

      Pas banget aku lagi mau bikin podcast pake anchor, nanti harus ku coba tanam link di deskripsi. Makasih ilmunya ya

    2. kisah saya menjadi Blogger, lumayan berliku. Bukan karena hobi, tapi karena pernah gabut mau menjadi apa di usia 20an. Maklum masa mencari identitas. Hasilnya hanya berkutat di teknis nya saja namun bingung konten. Hihi

      Kemudian terbentur dengan kebutuhan akan penghasilan dan pekerjaan beberapa bulan selanjutnya.

      Kini, kondisi sebagai ibu rumah tangga mengharuskan saya mengisi waktu lagi. Tapi hanya menulis blog yang cocok dengan situasi saat ini. Alhamdulillah nya sekarang punya konten. Lumayan beruntung karena sebelumnya pernah tahu teknis dikit dalam dunia blog.

      Semoga kini konsisten menjadi blogger, bisa punya DA PA yang baik di kemudian hari. Makin cinta pula sama blogging.
      Trimakasih tipsnya kak.. sangat bermanfaat dengan kondisi saya yang kembali newbie Blogger setelah sekian lama.
      Maaf curhat ya di kolom komentar nya.

  1. Info yang menarik terutama pada bagian keputusan untuk membuang URL post yang tidak membawa manfaat secara SEO. Secara umum dapat disimpulkan bahwa antara SEO On Page dan Off Page harus sejalan ya.

      1. Bagus kk isi artikel nya, saya jadi semangat untuk nulis blog yang baik.
        Kunjungi juga ya kawan situs
        Dan di tunggu komentar dan like dari kawan2 blogger lainnya di situs saya. Terimakasih ya kk sudah mau berbagi info yang bermanfaat

      2. Wah ternyata broken link turut mempengaruhi turunnya DA dan PA blog, dan internal link sendiri bisa menaikan.

        Dulu diawak saya sering pasang internal link antar artikel tapi kurang “ngeh” kalau tenryata itu membawa pengaruh baik untuk Authority.

      1. Terimakasih pencerahannya mas. Jadi pengen konsisten mengelola blog. Saya memang belajar autodidak, kadang juga abai dengan DA dan PA blog…jadinya sudah hampir 5 tahun ngeblog DA nya mentok di 15 dan turun ke 14… sepertinya saya harus meningkatkan kualitas tulisan dan optimasi blog ya. Ijin share tulisannya ya mas buat acuan saya untuk memperbaiki blog.

    1. Wah, 404 itu bisa disebut sangat broken link mas, itu halaman yang sudah dihapus biasanya. Kita harus segera perbaiki kalau sudah ketemu 404. Saya beberapa ketemu link luar yang sudah 404, biasanya promosi produk yang sudah selesai jadi link tersebut dimatikan/dihapus

  2. Wah tulisannya bagus mas, detail banget penjelasannya. Walaupun saya sering banget baca artikel semacam ini, tapi baru kali ini saya baca sampai habis..

  3. Tulisannya aku bookmark ya Kak. DA ku pernah terjun bebas dari 18 ke 10 trus ke 6 dalam waktu singkat. Memang sih waktu itu aku kurang ngurusin blog karena lagi sibuk-sibuknya di kampus. Tapi sekarang aku berusaha untuk naikin lagi. Tips di atas berguna banget, semoga aja bisa naik lagi DA ku.

  4. mantap kak, aku juga sedang merombak beberapa tulisan yang masih 300 karakter, selain itu menambah link internal, karena dulu jarang banget buat link untuk tulisan ini.

  5. Artikelnya keren abis, bahasanya sederhana, dan sukses saya baca sampai abis. Terimakasih mas bairuindra atas ilmunya. Bikin saya tambah semangat dan optimis:)

    Salam kenal dari Pontianak.

  6. Saatnya mengutak atik blog demi menaikkan Da pa Blog. Selama ini, saya termasuk yang abai karena tujuan ngeblog buat senang-senang aja. Tapi kalau bisa menghasilkan, kan siapa yang menolak.

  7. Ternyata ada banyak hal yang mesti saya pelajari dan juga praktekkan buat naikkan DA. kalau untuk hapus artikel, entah kenapa kok masih sayang. Menulis artikel tersebut penuh perjuangan, haruskah dibuang begitu saja??

  8. Wah, banyak ilmu dari tulisan ini yg bisa saya terapkan di blog saya. Salah satu langkah yg lumayan berat yaitu tulisan minimal 1000 kata. Mudah2an bisa menjalankannya

  9. DA dan PA ini adalah sebuah proses banget ya Bro. Apapun harus dipraktekkan supaya bisa menaikkanperlu dipelajari tips dan triknya serta jangan lupa dipraktekkan sih. Aku juga mau cobain nih

  10. Suka sama tulisan yang satu ini, betah bacanya karena mudah dipahami. Dan ternyata aku masih butuh banyak belajar di SEO Konten. Perlahan semoga aku bisa praktek in cara-cara nya

  11. DA PA ini memang salah satu faktor penting terkait blog, gak habis-habis kalau bahas tentang ini. Sama seperti membahas SEO. Blogger profesional yang bukan hanya sekadar ngeblog karena hobi harus paham betul soal ini, apalagi kalau mereka menggantungkan hidupnya dari blog

  12. Harus pelan-pelan ini bacanya
    Aku kalau udah urusan teknis gini, otaknya mendadak lemot
    DA/PA ini memang ajiiib ya. Bikin blogger kalang kabut hehe
    Aku mau praktekin tips nya ya mas

  13. Komplit dan lengkap ih artikelnya, jujur aja semakin kesini makin sayang banget sama blog pribadi. Dikit2 ngecek kata kunci, dikit2 ngecek DA/PA, spam score, pokoknya belajar banyak lah. Praktiknya dikit2 lama-lama jadi banyak yang diterapkan, thanks mas sharing bermanfaatnya, artikelnya aku bookmark ya

  14. Super sekali kak informasinya, tapi saya masih ragu apakah harus menghapus artikel yang tidak lagi berguna? Kok ya sayang gitu udah nulis terus dibuang. Bisa buat kenang-kenangan saat dulu pernah menulis dengan lebay, wkwkw. Btw, saya pun pernah tanam link di viva dan memang page view paling tinggi dari sono, heheh. Sayang banget kalau sampai dilewatkan ya

    1. Aku mulai nih Mbak Enni, comotin artikel lama yg engga berkaitan, cuma cerita curhat, dll. Tapi aku pindahin ke blog gratisan. Minimal engga hilang…hehe…
      Mau coba lagi juga ke viva nih. Pernah sih dulu…

  15. Wah jadi keberadaan link pada postingan itu penting ya. Mantap nih, Pak Guru. Ilmu yang bermanfaat. Semoga kedepannya bakal ada ilmu baru lagi yang bisa saya dapatkan dari blog ini. Semangat!! Mari tingkatkan terus nilai DA kita!

  16. point penting menurutku yg jarang dilirik adalah internal link ms. Sesuai teori disini, setelah artikel saya mencapai 100 baru saya perbaiki semua internal link agar semua terkoneksi sambil tetap mencari BL profile maupun dofollow utk artikel blog. alhasil, bulan berikutnya bisa naik 1, lmayan lah. ujicoba yg cukup berhasil, he

  17. Thanks infonya mas, bermanfaat sekali. Kebetulan lagi cari artikel soal DA dan PA ketemu tulisan ini. Salam kenal, mohon izin untuk mempraktekkan ilmunya

  18. Wah, Mas Bai. Terima kasih banyak ya. Tulisannya bermanfaat banget. Karena sekitar beberapa minggu terakhir ini, DA saya makin terjun bebas, Mas. Sedih sih, tapi jadi introspeksi juga. Banyak sekali yang harus dibenahi. Setidaknya, tulisan Mas Bai ini memberikan banyak pencerahan dan sangat mudah dipahami oleh blogger receh dan newbie seperti saya. Hehe. Dan jujur, saat baca tulisan ini aku juga baru sadar ternyata Mas Bai sekarang sudah migrasi ke WordPress ya. Aku masih ingat betul soalnya tampilan blog lamanya, Mas Bai. 🙂

    Sukses terus, Mas Bai. Salam hangat.

    1. Bang kalau blig baru berumur 6 bulan score da 2 dan PA 3 apakah normal? Padahal sudah sering update artikel cuma kok gak naik2 ya. Mohon pencerahanya 🙂

    2. Mas,, saya mau tanya.. dulu saya punya domain bagus banget.. saya baru beli terus pasang di blog sering nangkring page one google.. saya cek da pa nya sekitar 15 an.. nah karena saya males akhirnya expired gak keurus.. setelah beberapa tahun ane cek lagi sekarang da pa nya 6/8 jika saya hidupkan lagi bagus gak ya buat blog sekarang ?

  19. Lumayan kompleks juga ternyata menaikan DA & PA sebuah blog, banyak beberapa jobs dan lomba yang memakai skor DA & PA sebagai sayarat utama 🙂

  20. Sampai sekarang saya belum paham seperti apa konten yang baik itu, apalagi soal SEO, namun tanam backlink udah mulai dilakukan, semoga perlahan bisa naik kembali, setelah turun dari 24-16-10 Namun PA nya naik terus sampai skrng 33

  21. Waaah keren2 kak
    Kemasin aku pun pas migrasi dari BS ke WP juga DA ku anjlok
    Aku lupa kalau ada banyak broken link karena migrasi ini. Aku baru tau juga kalau internal link ini penting bgt ternyata yaaa… Makasih banyak sharingnya kak

  22. Sama ini, saya selalu mengirimkan artikel ke viva.co.id dan hampir 97% lolos selama ini. Ketika blog teman-teman turun da pa nya, saya malah gak ngaruh dan justru naik perlahan,.

    Saya juga sering melihat artikel dari blog ini tayang disana, khususnya dulu kanal sastra.

  23. satu tahun terakhir sibuk ngurusin tugas akhir, blog tidak keurus dan da pa juga jatuh. akhirnya nemukan artikel ini. makasih mas sudah berbagi, mau coba di praktekan siapa tahu bisa ningkat kembali. salam kenal 🙂

  24. Makasih banyak kak infonya, selama ini cuma baca DA/PA tapi kurang paham apa maksudnya dan apa yang harus dilakukan. Baca disini jadi paham dan langsung terapin ke artikel2 yang udah ditulis. Semoga bisa naikin DA/PA dan nangkring di page one Google!

  25. Wah terimakasih banget penjelasannya lengkap gan, kebetulan lagi cari cara meningkatkan DA PA, beberapa situs lain penjelasannya cenderung terlalu “muter-muter” ,

  26. Senang banget bisa terdampar disini..
    terimakasih sudah berbagi ilmu ya mas.. izin mau ku praktekkan.. hehe..
    DA ku tahun ini sungguh terlalu, gak naik-naik 😀

  27. Informasinya membuka wawasan bahwa setiap orang punya orientasinya sendiri dalam menulis. Misalnya saja saya yang tujuannya agar mendapat adsense jadi mau tidak mau harus memperhatikan DA PA blog. Padahal ingin dapat penghasilan sekaligus curhat hehehe

  28. Dulu blog saya sempat punya DA cukup lumayan, mencapai angka 24. Tapi setelah punya kesibukan lain blog jadi kurang terurus dan akhirnya DA terjun bebas ☺..

    Untuk menaikkannya kembali ternyata tidak mudah, butuh tenaga ekstra hingga akhirnya saya menemukan artikel keren ini dan berniat belajar, hehee…

    Semoga bisa banyak membantu. Belajar dari suhu yang artikelnya banyak nangkring di pageone pencarian Google adalah suatu keniscayaan kalau mau blognya punya peringkat bagus di mesin pencarian. Bukan begitu Oom?

  29. Panduan yang keren dan komplit, sangat membantu pemahaman saya mengenai DA dan PA. Pengen segera mempraktikkannya. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: