January 27, 2020

Blog atau Belajar Menulis, Mana Pilihan Kamu?

Akhir-akhir
ini, dunia blogging begitu menggelora. Sebutan blogger telah
menjadi profesi yang begitu menjanjikan sebagai freelance. Profesi tanpa
kantor ini dapat disebut sebagai freelancer yang paling beruntung di
dunia. Karena apa? Profesi ini dianggap paling menjanjikan dan menggiurkan
secara finansial. Kamu cukup menulis banyak hal unik, menarik, membangun personal
branding
lalu meledak di jagad maya.

Kini,
dikenal sebutan travel blogger, beauty blogger, food blogger, techno blogger,
dan beragam sebutan lain di mana masing-masing penulis blog ini fokus
pada satu isu saja. Seorang yang suka jalan-jalan akan menulis beragam kisah
perjalanan dengan foto-foto lengkap dan menggoda mata. Seorang pecinta makanan
tak segan-segan menulis tentang kuliner di tempat tersudut sekalipun. Seorang ratu
kecantikan begitu mudah beralih ke dunia blog dengan menyisipkan
tips-tips tampil cantik. Dan, yang lebih mudah didapatkan adalah seorang blogger
yang rutin menulis tentang teknologi, baik itu ulasan produk maupun hal-hal
lain yang berkenaan dengan itu.
“Ajarin
buat blog dong, Bang!” sering sekali saya menemukan permintaan ini. Mungkin,
dalam pemikiran mereka yang meminta diajarkan tersebut, blog sangat
mudah dibuat dan dalam detik itu juga langsung melejit menjadi selebblog
seperti blogger yang sudah terkenal dan mendapat banyak endorse. Namun,
si teman yang merajuk tersebut lupa satu hal penting dari fenomena ‘artis’ blog
ini. Apa itu?
Dunia Blog adalah Dunia Menulis
Modal awal blogger adalah menulis – contentcollision.co
Saya
membangun blog tentu berbeda dengan blogger lain. Dunia blog
tak terlepas dari dunia menulis karena tugas seorang blogger adalah
menulis. Siapa yang bisa menulis ini adalah semua orang karena tiap orang
sejatinya punya kemampuan untuk menulis. Pada kenyataannya, orang-orang
tertentu tidak mau menulis karena alasan ‘sibuk’ dan aktivitas yang begitu ‘banyak’
dibandingkan orang lain.
Seorang
blogger adalah menulis agar terkenal sebagai seorang yang mempunyai cita
rasa dalam aksara. Soal typo dalam sebuah artikel bisa saja diubah
(diedit ulang) namun soal bahasa dan tata baca tidak bisa diedit kecuali
menulis ulang. Hal ini yang harus dipelajari sebelum yakin menjadi seorang blogger.
Bagaimana saya menulis adalah bagaimana saya membaca. Pelajaran mengenai ejaan
bahasa Indonesia telah dimakan dengan lahap sejak awal duduk di bangku sekolah.
Saat kamu terjun ke dunia blog, maka penulisan itu tidak perlu lagi
dikritisi sampai mendalam. Dunia blog berbeda dengan sastra namun kaidah
bahasa harus diperhatikan dengan baik. Saat menulis di blog, boleh
suka-suka, sambil jungkir balik, sambil teriak manja atau dengan cara apapun. Namun,
tidak ada pembenaran saat kamu salah menulis.
“Bai
kok kamu suka film Korea!”
Bukan,
“bai
kok kamu suka film korea!”
Bai
adalah nama – sebutan – dan Korea menunjukkan tempat. Hal sepele ini memang “Ah,
biasa saja di dunia blog!
” tetapi jangan lupa bahwa blogger bukan
cuma kamu saja, blogger yang terkenal, sudah sampai ke taraf selebblog,
menulis dengan baik dan bagus serta terstruktur itu banyak sekali.
Memang,
tidak ada pembenaran atas apa yang kamu tulis, suka-suka kamu atau ngapain
saja terserah blogger. Tetapi, begitu masuk ke dunia pembaca, kamu akan
dinilai berbeda.
Kok
tulisannya kacau banget sih?
“Ini
mana titik koma-nya?”
“Nama
tempat dan nama orang seharusnya pakai huruf kapital!”
Blog yang semakin
banyak, persaingan juga semakin ketat. Persaingan itu tidak lagi berurusan
dengan tampil cantik di halaman pertama mesin pencari. Persaingan soal halusnya
sebuah tulisan akan membawa seorang blogger mencapai titik personal
branding
seperti yang diinginkan. Lalu, saat beberapa pertanyaan muncul
setelah itu, saya selalu balik bertanya, “Apakah kamu mau menulis?”
Blog Dimulai dengan Menulis
Menulis blog butuh konsep tulisan – maxmanroe.com
Saya
tidak bisa membagi artikel ke blog teman yang ingin buru-buru terkenal
melalui blog. Kamu juga tidak akan memberikan ide menulis kepada orang
lain karena tiap orang memiliki peta tersendiri dalam menulis. Blog yang
sedang naik daun ini sebenarnya dimulai dengan menulis. Cita rasa seseorang
dalam menulis akan berbeda. Penyampaian tentang sesuatu akan berbeda, dari
sudut pandang sampai tutur kata. Sampai di sini, seorang blogger akan
dikenal dengan tulisannya yang mendayu-dayu, langsung ke topik atau ciri khas
lain.
Kenapa
saya bertanya hal menulis kepada teman yang ingin belajar blog? Karena modal
sebuah blog adalah tulisan biarpun kemudian fokus ke fotografi atau
lain-lain. Bahkan, sebuah foto yang diinput ke dalam blog harus
diceritakan tentang minimal 5W+H. Mulai dari sini tugas kamu adalah menulis
walaupun hanya satu paragraf saja.
“Menulis itu tidak bisa diajarkan!”
Saya
bisa mengajarkan pembuatan sebuah blog, mulai dari pendaftaran, ubah ke domain
berbayar, edit template, pemasangan widget sampai pendaftaran
Google Adsense. Namun saya tidak bisa mengubah kamu untuk dapat menulis hal-hal
indah dalam sebuah artikel. Itulah tugas utama kamu jika benar-benar berniat
menjadi seorang blogger.
Apa
yang tidak bisa diajarkan dalam menulis? Semuanya kecuali soal ejaan dan tanda
baca. Cara kamu memulai sebuah kalimat saja akan berbeda dengan blogger
lain. Sudut pandang kamu dalam menulis berangkat dari kepekaan dan diikuti
dengan pemilihan kata yang asyik dibaca. Proses belajar menulis adalah dengan
menulis. Seiring waktu, kamu akan paham bahwa tulisan semakin baik jika terus
diasah dengan kemampuan menulis. Bekal teori saja tidak cukup jika kamu belum
menerapkan setiap penggalan kata menjadi sebuah kalimat. Teori-teori yang
terlalu banyak akan membingungkan kamu dalam memulai sebuah paragraf.
Kamu
punya ciri khas tersendiri dalam menulis. Pembeda inilah yang mengangkat kamu
menjadi blogger yang begini dan begitu. Kamu bebas menulis tentang pengalaman
traveling dari sudut pandang manapun, galau-galau semaunya, tetapi
konteks ejaan sudah diperhatikan dengan benar. Kamu tahu di mana harus
menempatkan huruf kapital, kata atau kalimat mana yang harus dimiringkan, penggalan
kata yang benar itu ada di mana, semua berangkat dari apa yang telah kamu
pahami sebelumnya.
Renyahnya
sebuah tulisan bukan ditulis dengan gaya alay yang membingungkan
pembaca. Sebuah tulisan menjadi renyah karena diciptakan dengan sepenuh hati
oleh penulis. Blog yang bersaing dengan blog lain dan situs
berita mainstream, begitu mudah ditekan back oleh pembaca apabila
tulisannya tidak dapat dipahami dengan baik.
Buat Blog Dulu atau Belajar Menulis?
Sebuah ide datang dengan cepat saat rutin menulis – sant9.com
Aktifkan
blog cuma butuh internet saja. Lepas dari itu, jika kamu tidak mau
belajar ke orang lain, cukup mencari informasi dan tutorial yang lengkap di
mesin pencari. Kamu tinggal mengikuti langkah-langkah pembuatan blog dan
langsung bisa tayang detik itu juga. Jika ingin langsung beken, domain
berbayar akan aktif minimal satu jam setelah pengaktifan.
Apa
yang dipublikasikan jika belum ada tulisan? Belajar menulis menjadi pilihan
utama bagi seorang blogger. Sedikit saja ilmu tentang menulis sudah
cukup, modal ini bisa kamu kembangkan seiring dengan aktif menulis. Tulisan pertama
memang tidak bisa dipungkiri sangat ‘jelek’ sekali tetapi tahap-tahap setelah
itu adalah pembelajaran terbaik untuk mengubah dan menulis dengan sempurna.
Tahukah
kamu bahwa membuat blog cuma butuh waktu lima menit saja? Kenapa saya
katakan demikian, ini cuma untuk mengaktifkan atau mendaftarkan akun blog
bukan mengedit template dan sejenisnya.
Tahukah
kamu jika menulis 300 kata bisa sampai 1 jam untuk penulis pemula? Angka yang
tertera di toolbar itu rasanya banyak sekali padahal hanya setengah
halaman dokumen. Penulis pemula butuh waktu lebih lama dibandingkan penulis
yang sudah rutin menulis tiap hari. Penulis pemula sering kebingungan mau
menumpahkan semua isi kepala tetapi tidak ada satu kata pun yang keluar. Penulis
yang sudah terbiasa menulis, tanpa perlu outline sudah paham ke mana
arah menulis 300 kata tersebut.
Kamu
yang sering bertanya soal ini, kembali lagi saya tegaskan, menulis saja
dulu sebelum membuat blog
. Dalam mendukung aktivitas menulis dan membuat blog, laptop yang bagus menjadi pilihan, salah satunya laptop HP. Jika kamu sudah siap dengan satu artikel
saja, saya juga siap mengajarkan bagaimana mengaktifkan sebuah blog! Kamu
siap untuk tantangan ini? 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *