January 19, 2020

Guru Blogger yang Akrab dengan ASUS ZenBook UX410UQ

Jika ditanya, apa yang akan saya lakukan dengan notebook ASUS ZenBook UX410UQ? Tentu, banyak rencana yang telah ditulis dan ingin dikerjakan bersama notebook unggulan ini. Pernah suatu ketika, seorang siswa di sekolah berujar bahwa mereka ingin menjadi seorang blogger ‘terkenal’ dalam kacamata mereka sebagai seorang remaja. Wajar jika pemikiran demikian ada saat melihat gemerlap dunia blogging saat ini yang begitu menggelora. Barangkali, mereka hanya tahu segelintir dari share media sosial yang diikuti.
ASUS ZenBook UX410UQ sebuah notebook idaman.
Saya bercerita bukan karena saya
butuh untuk diketahui oleh mereka, tentang apa yang saya jalani di luar pagar
sekolah. Seolah cerita itu adalah motivasi mereka untuk melihat sisi berbeda
dari apa yang bisa dicapai meski belum lulus sekolah. Saya memulai sebuah
perjalanan panjang yang keluar dari koridor kurikulum sekolah, yaitu saya
mengajarkan mereka menulis dan membuat blog.
Saya berpikir bahwa pelajaran ini menjadi penting mengingat gaya hidup mereka
yang sejajar dengan apa yang mereka minta saya ajarkan.
Lantas, saya bergegas untuk itu. Aroma
yang selama ini telah mereka lihat dari media sosial saya menjadi pemacu untuk
meraih prestasi tersebut. Bukan tidak mungkin, mereka akan menjadi ‘sesuatu’ di
kemudian hari. Pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017, awal tahun 2017 itu,
saya memulai cerita panjang ini. Saya membuka komputer operator di dalam laboratorium
komputer, mengoneksikan dengan infokus, lalu saya mempresentasikan sebuah
rumusan penting tentang dunia literasi – blogging.
Usai pelajaran itu, selama satu
semester tersebut, saya memberikan tugas kepada mereka menulis dan membuat blog. Memang, tidak semua tertarik,
tetapi seiring waktu yang berpacu cepat, mereka makin menggila untuk menjadi
seorang blogger. Saya akui kemudian, semangat
itu muncul saat saya minta izin ke mereka untuk terbang ke Bangkok, Thailand. Maka,
pulang dari sana, saya mendapati blog-blog
baru bermunculan dari siswa-siswi saya itu.
Saya mulai menilai, membaca dan
menjadikan itu sebagai tugas akhir dalam rangka mendapati nilai semester. Saya juga
mengambil inisiatif untuk memberikan beberapa kenang-kenangan untuk mereka yang
tulisannya menarik dan blog-nya
bagus.
Usai tugas ngeblog, bagi-bagi cinderamata untuk pemenang.
Saya menyebut, itu adalah awal
yang baik dari sebuah pelajaran yang bisa saja dianggap tidak penting. Namun
kaum millenial yang terikat dengan internet makin hari sudah makin paham soal
gaya hidup di dunia maya. Mereka yang kini telah duduk dibangku kuliah,
beberapa mengirim pesan sekadar bertanya, “Pak, bagaimana blog kita dibaca banyak orang?” atau “Pak, bagaimana menulis dengan
sudut pandang yang menarik?” dan pertanyaan lain baik melalui Facebook
Messenger maupun WhatsApp.
Saya yakin bahwa mereka telah
menemukan apa yang diajarkan. Lalu, di Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018,
kelas XII juga, saya akan mengajarkan hal yang sama.
Namun, di depan mata saat ini
adalah pengisian raport siswa-siswa dengan aplikasi Kurikulum 2013 dan juga
pengisian nilai guru bidang studi di aplikasi yang berbeda. Ujian Semester
Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018 tengah berlangsung saat saya menulis artikel
ini. Namun untuk Wali Kelas sudah wajib mengisi aplikasi terutama data siswa,
sebelum mengisi nilai raport nantinya.
Kurikulum yang terus berbenah
tidak lagi membuat guru pegal menulis di atas kertas. Satu aplikasi saja sudah
lebih dari cukup untuk mengisi nilai-nilai dalam bentuk angka, huruf dan
deskripsi pencapaian. Aplikasi yang telah tersedia tersebut cukup berat untuk
berjalan di beberapa notebook dengan
spesifikasi rendah. Barangkali, jika nanti telah diisi data-data siswa dan
nilai, aplikasi ini akan semakin berat dan membutuhkan notebook yang benar-benar tinggi spesifikasi untuk menjalankannya.
Aplikasi Nilai Kurikulum 2013 yang butuh notebook kencang.
Begini sibuknya saya di akhir
semester ini. Selain Wali Kelas juga harus mengisi nilai bidang studi untuk
beberapa kelas. Satu aplikasi memang mudah tetapi dengan notebook yang lamban membuat saya frustasi untuk mengejar deadline. Sama halnya dengan menulis,
pembagian raport juga tidak bisa ditunda.
Selain itu, di Semester Genap
nanti, siswa kelas XII kembali dihadapkan pada pengisian data di Pangkalan Data
Sekolah dan Siswa (PDSS). Sistem yang dibuat oleh Kemdikbud ini adalah untuk
menyeleksi siswa-siswi masuk ke perguruan tinggi, yang dulu disebut sistem undangan.
Data-data siswa beserta nilai harus dimasukkan ke dalam sistem PDSS yang
kemudian akan dibaca oleh panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(SNMPTN). Operator yang ditunjuk oleh sekolah harus mengisi banyak data ke
sistem ini agar siswa-siswi mampu merebut kursi di kampus idaman.
Aplikasi PDSS yang berat dengan data siswa.
Sejak tahun 2014, saya telah
merasakan bagaimana hubungan siswa dengan sistem masuk perguruan tinggi ini. Saya
juga tidak mau siswa-siswi yang memiliki cita-cita tinggi tertahan karena belum
masuknya nilai ke PDSS. Gaung PDSS yang makin kuat membuat sistem ini sering
tertahan saat pengisian data. Bisa saja faktor kecepatan notebook yang saya gunakan atau jaringan data yang penuh di sistem
tersebut.
Bahkan, saat mengejar waktu
pengisian saya bisa lupa aktivitas lain. Ponsel saya akan lebih sering
berdentang menerima pesan dari siswa-siswi yang belum sukses mendaftar. Notebook saya seakan tidak pernah tidur
untuk membantu siswa-siswi mendaftar SNMPTN. Saya tidak lagi menjadi operator
yang hanya memberikan ID dan Password kepada siswa agar mereka bisa login sendiri, saya lantas menjadi ‘operator’
sekaligus guru pembimbing dalam memilih jurusan terbaik.
Saat notebook bermasalah, saya mengalami kendala tersendiri. Saya tentu
butuh notebook yang benar-benar andal
mengingat aktivitas tersebut tidak hanya sebatas pengisian data siswa, bantu
mereka mendaftar di SNMPTN, tetapi juga menjadi ‘penolong’ mereka dalam
menuliskan aksara di formulir Bidik Misi. Saat mereka lulus SNMPTN dan Bidik
Misi – beasiswa unggulan untuk siswa kurang mampu yang ditanggung biaya kuliah
dan hidup selama 4 tahun – saya merasa bahwa telah senang akan itu.
Tugas guru yang banyak saya
lakoni dengan santai. Saya juga tidak bisa meninggalkan blog dalam waktu lama. Maka, saat tugas di sekolah menumpuk, blog yang juga harus diurus, saya
benar-benar membutuhkan notebook
keren, tangguh, tahan lama dan memiliki kinerja cepat. Pilihan saya jatuh
kepada ASUS ZenBook UX410UQ!
Mengapa ASUS ZenBook UX410UQ Pilihan Guru Blogger?
Langkah saya berpacu dengan
cepat, antara tugas sekolah dan juga blog.
ASUS memberikan jawaban terhadap gusar itu dengan ASUS ZenBook UX410UQ. Sebuah notebook yang didesain cukup ramping dan
ringan. ASUS merancang suksesor ini dengan ketebalan 18,95 mm dan berat 1,4 kg.
Material yang cukup baik dari alumunium solid serta finishing spunmetal unik yang membuat notebook ini menjadi mahakarya lainnya
dari ASUS. Dengan harga Rp 15.799.000, notebook
ini akan memberikan pengalaman komputasi yang lebih baik dan bertenaga. Pilihan
warna yang lembut dan elegan juga menjadi nilai jual tersendiri. ASUS
menawarkan dua warna yang benar-benar mewah yaitu Quartz Grey atau Rose Gold. Kedua
warna ini terinspirasi dari alam yang menawarkan kesegaran pada mata dan
kemewahan untuk gaya hidup.
Saya memberikan beberapa catatan
penting soal alasan dan mengapa ASUS ZenBook UX410UQ menjadi teman terbaik. Seperti
yang telah saya sebut, aktivitas saya yang semuanya berinteraksi dengan
komputer, saya tidak bisa melewatkan momen yang kemudian membuat orang lain
tidak sukses. Dua hal terpenting yang telah saya jabarkan adalah berkenaan
dengan hidup orang lain, yaitu siswa-siswi saya di sekolah. Tentu, saya tidak
mau mereka gagal masuk ke perguruan tinggi atau raport tertahan karena notebook saya berhenti bekerja. Notebook ini lantas memberikan jawaban
atas gusar saya itu. Karena apa?
Prosesor Terbaik dari Intel
Kecepatan dapur picu sangat berpengaruh
terhadap kinerja. ASUS membenamkan prosesor terbaik dari Intel dengan kode Core
i7 7500U. Prosesor ini akan mampu menghadirkan komputasi terbaik di kelasnya. Intel
sendiri menjanjikan bahwa generasi ketujuh – Core i7 – 7500U merupakan salah
satu prosesor terbaik untuk notebook
dengan jumlah inti (core) sebanyak 2 buah
dan jumlah untaian (thread) sebanyak
4 buah. Prosesor ini memiliki kecepatan dasar mencapai 2,70 GHz dan kecepatan
turbo maksimal mencapai 3.50 GHz. Saat semua inti berbagi akses secara dinamis
ke cache tingkat terakhir maka memori
yang diberikan mencapai 4 MB SmartCache. Prosesor ini juga memiliki kecepatan
Bus mencapai 4 GT/s OPI yang memungkinkan transfer data antar komponen komputer
atau antar komputer menjadi lebih cepat.
Komputasi yang sempurna berkat Prosesor Intel Core i7
Intel memastikan bahwa pasokan
daya untuk prosesor ini sangat baik, dengan Thermal Design Power (TDP) sebesar
15 W. Saat konfigurasi TDP lebih tinggi maka kecepatan yang dihasilkan oleh prosesor
ini mencapai 2,90 GHz dan konsumsi daya mencapai 25 W. Namun, prosesor ini juga
bekerja pada konfigurasi TDP lebih rendah pada kecepatan 800 MHz dengan
konsumsi daya 7,5 W. Prosesor Intel ini mendukung memori sampai 32 GB dengan
jenis memori antara lain DDR4-2133, LPDDR3-1866 dan DDR3L-1600, dengan jumlah
maksimum saluran memori sebanyak 2 buah, pada kecepatan maksimal 34,1 GB/s. Dengan
performa yang cukup kuat ini, wajar jika ASUS percaya kepada prosesor ini dapat
menunjang kestabilan dan kecepatan kinerja ASUS ZenBook UX410UQ.
Grafis Terbaik dari NVIDIA dan Dukungan Windows 10
Grafis terbaik akan mampu
memvisualisasikan apa yang ada di bayangan pengguna. ASUS membenamkan grafis
terbaik dari NVIDIA® GeForce® 940MX dengan jaringan pipa 384 yang memiliki
kecepatan 1122-1242 (Boost) MHz, memori Bus sampai 64 Bit dengan kecepatan 4000
MHz. Grafis terbaik ini akan mampu menghadirkan gambar yang lebih tajam dan
mampu menghadirkan video yang lebih halus.
Grafis terbaik dari NVIDIA
Grafis yang baik dibutuhkan oleh
ZenBook UX410UQ karena selain aktivitas normal juga dapat digunakan untuk mengedit
video. Bagi mereka yang sering terlibat aktif dalam berfilman atau video editing sangat membutuhkan performa
grafis yang benar-benar baik. Namun di luar video, pengeditan gambar juga mampu
menghadirkan detail yang lebih baik.
Selain grafis, sistem operasi
adalah bagian terpenting dari sebuah notebook.
ASUS bekerja sama dengan Microsoft dalam rangka menghadirkan Windows asli
pada tiap produknya. Demikian juga dengan ASUS ZenBook UX410UQ yang telah
ditanamkan Windows 10 dengan salah satu fitur Windows 10 Fall Creator Update di
mana menghadirkan kesegaran tersendiri bagi sebuah notebook. Fitur Windows Ink juga sangat dibutuhkan oleh seorang
kreator yang ingin segera menuliskan ide-ide yang berterbangan.
Sejalan dengan grafis NVIDIA yang
telah ditanamkan, Windows 10 memiliki fitur Windows Mix Reality yang merupakan teknologi
virtual reality. Fitur ini tentu saja akan membantu grafis dalam hal
videografi maupun fotografi serta aktivitas gaming
yang lebih menantang. Dua fitur bawaan Microsoft seperti Windows Hello dan
Microsoft Edge adalah penolong terbaik saat membutuhkan jalan pintas dalam
mencari informasi dengan cepat.
Microsoft sangat mendukung
Windows 10 ditandai dengan perhatian lebih terhadap anti virus bawaan, Windows
Defender. Apabila pengguna terhubung ke internet, anti virus ini akan mengupdate sistem secara berkala untuk mencegah
serangan seperti malware, virus, spyware yang terdapat di email,
aplikasi, cloud, atau dari langsung dari sebuah website. Dalam hal ini, Microsoft memberikan perlingkungan terbaik
kepada pengguna Windows 10, termasuk pengguna ASUS ZenBook UX410UQ.
Di notebook ASUS sendiri, sudah terdapat beberapa fitur yang menarik
dalam mendukung kinerja dan mempertahankan performa. Salah satu fitur dari ASUS
adalah ASUS Splendid Technology. ASUS Splendid Technology memiliki 4 mode warna
yang memiliki keunggulan masing-masing. Mode Normal akan memberi pengaturan
warna yang sudah dioptimalkan oleh pabrik, Mode Eye Care akan mengurangi
tingkat cahaya biru untuk penglihatan yang lebih nyaman, Mode Vivid dengan
pintar mengatur keadaan layar agar memberikan gambar yang benar-benar tampil
hidup dan nyata, tanpa membuat warnanya terlihat seperti dibuat-buat, dan Mode
Manual memberikan control terhadap pengaturan temperature warna dengan pengguna bisa mengatur sendiri kekontrasan
warnanya. Perpaduan antara grafis NVIDIA, Windows 10 dan ASUS Splendid
Technology akan mampu menghadirkan warna yang lebih akurat, konsisten dan
menakjubkan di layar.
Dalam rangka mendukung kesehatan,
ASUS membawa serta fitur ASUS Eye Care. Fitur ini berguna untuk menghindari
sinar biru yang dipancarkan oleh layar LCD sehingga mempengaruhi kesehatan
mata. Mode ASUS Eye Care mengurangi emisi lampu biru hingga 30% sehingga mata selalu
terlindungi saat mode ini digunakan. Pengguna bebas melakukan on/off Eye Care mode ini.
Layar 14 Inci Full HD yang Nyaman
Layar 14 inci memang telah umum
digunakan oleh banyak produsen, namun layar 14 yang memiliki ‘rasa’ 13 inci
baru ASUS yang melakukan hal demikian. ASUS ZenBook UX410UQ secara tertulis
memiliki layar sebesar 14 inci. Tetapi, layar Full HD tersebut sebenarnya telah
dipoles dengan sangat baik oleh desainer ASUS sehingga ukurannya terlihat
sangat mungil. Generasi yang dihadirkan oleh ASUS ini memiliki bezel sebesar 6
mm di mana sangat tipis tetapi mampu menghadirkan suasana terbaik saat membaca,
menyunting foto maupun menonton video. Notebook
ini juga memiliki kerapatan pixel yang mengagumkan yaitu 297 per inci yang
dipercaya sebening Kristal.
Layar Full HD yang sempurna
ASUS tidak hanya bermain pada
layar tipis saja tetapi juga memadukannya dengan warna yang lebih baik. Layar
dengan wide view sampai 178 derajat
ini mampu menghidupkan lebih banyak warna, lebih efisien dan lebih akurat
daripada warna-warna standar. Hal ini tentu saja menarik mengingat kebutuhan
akan editing video dan foto telah
menjadi satu kesatuan daripada para kreator.
Ruang Penyimpanan Besar dan Koneksivitas yang Cepat
Tak bisa dipungkiri bahwa ruang
penyimpanan memiliki tempat khusus bagi sebuah notebook. Ruang penyimpanan yang besar tidak hanya mampu menyimpan
banyak data tetapi juga mempengaruhi kinerja notebook itu sendiri. Jika ruang penyimpanan besar, maka kecepatan notebook juga tidak mengalami kendala.
Media penyimpanan ASUS ZenBook
UX410UQ termasuk besar dan cepat. ASUS mengkombinasikan 1TB harddisk (HDD) dengan 128GB solid-state disc (SSD). Kekuatan
keduanya mampu menyimpan atau memuat file-file dan dokumen yang besar sangat
cepat dibandingkan dengan harddisk
biasa, dan jeda waktu saat menyalakannya pun berkurang cukup signifikan. SSD
juga cukup awet dan tahan banting. Media penyimpanan yang demikian sangat
mendukung kinerja kreator dalam menyunting video yang dikenal sangat sukar
dilakukan pada notebook biasa –
dengan media penyimpanan kecil.
Harddisk dan Koneksivitas yang cepat
Dalam mendukung koneksitivas,
ASUS selalu memberikan kemudahan kepada pengguna. Pemilihan portable USB Type-C adalah teraman saat
ini di mana unggul dalam penyampungan perangkat dan mudah dihubungkan. Kekuatan
dari USB ini adalah mampu mengirim data lebih cepat 10 kali daripada USB 2.0
yang umum digunakan. ASUS tak lupa membenamkan USB 3.0, Port HDMI, dan juga
slot SD Card.
Aktivitas di internet juga
didukung penuh oleh koneksi lebih cepat dengan tipe Wi-Fi 802.11ac terbaru. Kekuatan
sinyal dari Wi-Fi ini mencapai 2,8 kali lebih cepat dibandingkan dengan 802.11
b/g/n. Dalam membantu pengiriman data offline,
telah dibenam Bluetooth® 4.1 yang dipercaya lebih baik tanpa banyak
mempengaruhi kinerja baterai.
Suara Jernih Berkat ASUS Sonic Master dan Keyboard Responsif
Tidak mudah mendapatkan suara
yang jernih dari sebuah notebook. Tim
ASUS Golden Ear dan Harman Kardon, mengembangkan teknologi yang benar-benar
baik dalam memproduksi suara. Teknologi ini adalah ASUS SonicMaster yang mampu
menghadirkan suara lebih baik dan luar biasa. Pengalaman suara terbaik karena gabungan
antara kemampuan hardware superior dan software yang didesain secara luar biasa oleh desainer ASUS.
Suara yang indah dari ASUS Sonic Master
Saya bisa membayangkan bagaimana
sebuah tontonan menjadi lebih menarik, juga lagu-lagu dengan nada yang pas di
telinga. ASUS Sonic Master juga mampu meredam suara dari luar dan menghilangkan
bising sehingga saat berinterksi dengan penyuntingan video, tidak merasa
terganggu dengan suara lain. Keunggulan ini penting sekali mengingat butuh
konsentrasi yang lebih besar saat editing
video maupun mixing lagu/voice.
Dalam mengedit, keyboard menjadi sarana yang penting
sekali. Maka ASUS memberikan kesegaran tersendiri untuk papan ketik ini. Salah
satu keunggulan keyboard ZenBook
UX410UQ adalah dapat memancarkan cahaya di tempat yang minim cahaya. Hal ini
sangat membantu pengguna dalam menyelesaikan pekerjaan tanpa perlu meraba di
mana angka dan huruf yang mesti diketik. Solid
Scissor Cut Design
membuat tampilan keyboard
ini sangat menarik dan responsif. Jarak tombol 1,6 mm cukup membantu pekerjaan
yang mana jari selalu di atas keyboard.
Keyboard yang memancarkan cahaya.
Di sisi lain terdapat touchpad yang dilapisi presisi yang
biasanya kita temukan di smartphone. Di
mana sentuhan ini akan sangat sensitif di antara potongan berlian di
sekitarnya. Di kanan atas, terdapat sensor sidik jari yang memudahkan pengguna
untuk login lebih cepat dan aman.
Garansi Hardware Selama 2 Tahun  
ASUS percaya bahwa pelayanan
konsumen berada di garis terdepan. Maka, untuk ASUS ZenBook UX410UQ ini, ASUS
memberikan jaminan lebih di mana garansi hardware
selama 2 tahun. Namun garansi ini tentu berbeda dari tiap negara. Garansi yang
diberikan bisa disebut cukup lama dan pengguna tidak perlu merasa khawatir
apabila terjadi kerusakan selama pemakaian.
Garansi 2 Tahun dari ASUS
Dalam mendukung kepuasan konsumen
pula, ASUS bisa dihubungi setiap hari kerja, Senin – Jumat dari pukul 09:30 –
17.00. Namun untuk pengguna yang berada di kota-kota besar, bisa segera
mengunjungi ASUS Service Center (ASC) atau ASUS Service Partner (ASP) yang
terdekat. Pelayanan ini juga mencakup garansi dan keluhan lainnya.
Bagian Akhir
ASUS ZenBook UX410UQ adalah
perangkat pendukung keseharian saya sebagai guru dan juga blogger. Saya percaya bahwa dengan memiliki notebook ini, pekerjaan yang selama ini sempat tertunda ataupun
pekerjaan lain yang ada di depan mata akan segara selesai. Dengan keunggulan
yang dimilikinya, tidak ada kata untuk tidak memiliki notebook terbaik dari ASUS!.
*** 
Spesifikasi Lengkap ASUS ZenBook UX410UQ
Prosesor Intel® Core™ i7 7500U Processor
Sistem Operasi Windows 10 Home
Chipset Integrated Intel® CPU
Memori 8 GB DDR4 2133MHz SDRAM Onboard Memory, 1 x SO-DIMM socket for expansion

Display

14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare 60Hz Panel with 72% NTSC with 178˚ wide-viewing angle display
Grafis NVIDIA GeForce 940MX , with 2GB GDDR3 VRAM
Storage
Hard Drives:
1TB 5400RPM SATA HDD
Solid State Drives:
128GB SATA3 M.2 SSD
Keyboard
Chiclet keyboard
Optional Illuminated Chiclet Keyboard is available

Card Reader

Multi-format card reader (SD/SDHC)
WebCam HD Web Camera
Networking
Wi-Fi
Integrated 802.11 AC
Interface 1 x COMBO audio jack
1 x USB 3.1 Type C port(s)
1 x Type A USB3.0 (USB3.1 GEN1)
2 x USB 2.0 port(s)
1 x HDMI
Audio Support Windows 10 Cortana
ASUS SonicMaster Technology
Baterai 3 Cells 48 Whrs Battery
Adaptor Daya Plug Type :ø4 (mm)
Output :
19 V DC, A, 65 W
Input :
100 -240 V AC, 50/60 Hz universal
Dimensi 323 x 223 x 18.95 cm (WxDxH)
Berat 1.4 kg with Battery
Sekuritas BIOS Booting User Password Protection
Security lock
Jaminan 2 tahun garansi hardware global. *berbeda di setiap negara
Ketersediaan di Indonesia               Ya
#ASUSxIntel #ASUSLaptopKu #ASUSAja #Intel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *