8 tempat makan malam di banda aceh
Wisata

8 Tempat Makan Malam Murah dan Romantis di Banda Aceh

8 Tempat Makan Malam Murah dan Romantis di Banda Aceh – Malam hari tak lain waktu untuk mencari makan enak. Wisata malam di Banda Aceh tak kalah seru dengan kota lain. Banda Aceh telah menjadi kota metropolitan dengan gemerlap lampu, pembangunan yang semakin merata, dan warung kopi berfasilitas internet gratis di setiap sudut kota.

Memang, menikmati malam di Banda Aceh terasa lebih menyenangkan dengan secangkir kopi di salah satu warung kopi, sambil bercengkrama bersama sahabat terdekat. Namun, jauh sebelum warung kopi memacangkan kakinya, tempat nongkrong paling seru dan asyik di Banda Aceh tak bisa dilewatkan begitu saja. Tempat nongkrong ini masih tetap digemari oleh banyak orang.

Baca Juga:

8 Tempat Makan Malam di Banda Aceh

Ingat makan malam, ingat pula tempat-tempat terdekat dengan harga terjangkau. Paling tidak ada lima tempat makan malam di Banda Aceh yang sulit dilewatkan begitu saja. Tempat-tempat ini memang bukan kafe-kafe dengan fasilitas mewah dengan menu kelas atas. Tempat-tempat ini hanya ada di malam hari saja, berdiri di pinggir jalan, dengan menu aneka makanan dan minuman.

REX, Peunayong, Tempat Makan Penuh Histori

REX yang terletak di kawasan Peunayong, Banda Aceh, tak lain sebuah tempat makan malam yang terkenal dan penuh histori. Tempat ini tak pernah sepi dan selalu menjadi idaman banyak orang. Kawasan yang padat ini menjadi primadona karena berusia lebih tua daripada tempat makan malam lain di Banda Aceh. REX sendiri hanya buka malam hari.

Sumber: backpackerwithoutbackpack.blogspot.com

REX berada di pusat kota, menyuguhkan kenikmatan tersendiri. Banyak pula orang luar Aceh ingin sekali mengunjungi tempat makan malam ini. REX terletak dekat dengan beberapa hotel murah di Aceh, di antara toko-toko, berbentuk melingkar di salah satu bagian mengikuti jalan di depannya.

Menu yang tersedia di REX beragam; ada nasi goreng, sate Padang, sate Jawa, sate Matang (sate khas Aceh), mie Aceh, aneka juice, dan lain-lain. Pilihan makanan tentu tergantung selera. Menikmati makan malam bersama orang-orang terdekat menjadi lebih syahdu saat berada di REX. Soal harga cukuplah untuk kalangan mahasiswa.

Soal rasa, kembali pada lidah masing-masing. Soal terpenting adalah kebersamaan dan cengkrama di antara kesibukan penjual makanan, serta lalu-lalang kendaraan di depannya. Tetapi, suasana malam tak terbantahkan sama sekali.

Datang ke Aceh, singgah ke REX menjadi pilihan selain nongkrong di warung kopi karena cita rasa yang berbeda, dan suasana yang enggan didefinisikan juga. Coba sendiri baru rasakan bedanya.

Simpang Surabaya yang Sempit Tetapi Idola

Kawasan ini sering membuat orang yang lewat kesal. Kenapa tidak, menjelang malam, di trotoar sudah banyak yang menjajakan menu makan makan.

Penamaan tempat ini mungkin kurang tepat karena tidak ada nama Surabaya di sekitarnya. Namun orang-orang lebih mengenal tempat ini sebagai Simpang Surabaya. Jika di siang hari hanya terlihat deretan toko-toko. Di malam hari justru sebaliknya. Di depan toko-toko tersebut, sebelah kiri jika mengendarai kendaraan dari Masjid Raya Baiturrahman, di tikungan depan lampu merah, di sanalah kepadatan mulai terasa.

Sumber: detik.com

Malam yang padat membuat penjual selalu bergembira. Tempat makan malam di Simpang Surabaya termasuk salah satu tempat makan alternatif karena mudah dijangkau atau ingin menyambangi sesuatu yang berbeda di tepi jalan.

Menu makanan yang disajikan di tempat makan ini hampir sama dengan menu makanan yang tersedia di REX. Jika di REX suasananya lebih adem, di Simpang Surabaya lebih bising karena arus lalu-lintas di depan tempat makan malam ini dua arah dengan volume kendaraan beragam.

Menikmati makan malam di Simpang Surabaya bukanlah untuk menikmati laju kendaraan. Makanan yang tersedia cukup ramah di kantong dan cukup mengenyangkan. Dan jangan lupa, tempat makan di Simpang Surabaya ini buka sampai habis makanan, artinya bisa dijumpai penjualnya yang tersisa jika tengah malam kelaparan.

Tepat di depan tempat makan malam ini, terdapat warung kopi terkemuka di Banda Aceh yang buka 24 jam. Jadi, selesai makan enak dan murah, bisa langsung menyebrang dan kongkow sampai pagi. Mau main game atau bercengkrama bersama teman-teman tak ada masalah. Mau minum secangkir kopi lalu duduk berjam-jam, internet juga masih bisa diakses.

Darussalam Kota Idaman Mahasiswa

Di mana-mana, selalu ada suatu tempat yang paling murah soal makanan. Jika melihat tempat tersebut, tak lain adalah kawasan mahasiswa tinggal. Benar sekali. Di Banda Aceh, terdapat Darussalam dengan pesona yang tak pernah pudar.

Mau makan apa saja ada di sini dengan harga mahasiswa. Artinya, tidak saja murah tetapi benar-benar murah. Di sini juga kita akan menemukan banyak sekali orang jualan dari sore sampai malam hari.

Barangkali, tempat makan malam ini adalah alternatif paling tepat untuk kalangan mahasiswa. Mulai sore seputaran Simpang Galon (Simpang Kopelma), Darussalam, sudah terlihat hiruk-pikuk penjual yang mulai merapikan dagangan mereka.

Menu makanan yang dijual di Darussalam ini cukup ramah untuk kantong mahasiswa. Makanan yang dijual rata-rata menu yang sama dengan dua tempat makan di atas. Bedanya, di Darussalam tidak hanya terdapat penjual yang menjual makanan berat saja namun terdapat makanan ringan seperti gorengan dan pisang molen.

Salah satu tempat makan gorengan yang buka sejak habis Ashar adalah di depan salah satu bank swasta. Setiap mahasiswa yang tinggal di Darussalam pasti tahu betul tempat ini.

Di tempat ini sering mangkal mahasiswa-mahasiswa yang ingin menikmati gorengan beserta bandrek. Untuk Anda yang ingin sesekali duduk di tempat ini, harus bersabar dan cepat-cepat mengambil tempat karena tiap malam tempat ini selalu penuh.

Dan tentu saja, pembeli gorengan rela antri untuk mendapatkan gorengan yang bisa dibeli mulai dari lima ribu rupiah saja. Saya sendiri menjadi langganan tempat ini dalam waktu lama sewaktu masih tinggal di Darussalam.

Berbeda dengan dua tempat makan di atas, di Darussalam hampir seluruh sisi terdapat penjual. Di depan toko, kanan dan kiri dua ruas jalan, adalah penjual yang membuka lapaknya hanya di malam hari saja. Karena Darussalam adalah kota mahasiswa, penjual di sini pun harus menyiapkan dagangan mereka dalam jumlah besar. Anda masih bisa mendapatkan sebungkus nasi goreng menjelang dini hari jika merasa lapar.

Jambo Tape Hidangkan Nasi Uduk Pinggir Jalan

Jambo Tape mungkin akan terlihat kawasan biasa saja di pagi hari. Namun, jika sore sampai malam, kawasan ini akan penuh dengan penjual makan malam. Arah ke Darussalam maupun ke Batoh, tak lain kawasan yang padat orang menjual nasi goreng maupun nasi uduk.

Tempat makan di Jambo Tape tergolong tempat makan yang berserak. Letaknya tidak menumpuk di satu tempat. Jika memutar arah kendaraan ke Darussalam, sebelah kiri adalah penjual makan malam aneka menu. Jika berbalik arah ke Simpang Surabaya, juga terdapat lapak-lapak penjual di sebelah kiri dan kanan. Menu yang berbeda di Jambo Tape ini adalah terdapat menu berupa nasi goreng seafood yang jarang ditemukan di tiga tempat makan malam di atas.

Sumber: dimanaaja.com

Memang, tempat makan di Jambo Tape tergolong tidak rapi namun jangan coba-coba meremehkan tempat ini. Jambo Tape masih termasuk pusat kota dengan mudah dijangkau oleh siapa saja. Sebagai contoh, untuk bisa menikmati nasi goreng seafood, musti datang lebih awal sebelum tidak kebagian tempat duduk.

Meskipun letaknya yang tidak beraturan, tempat makan malam di Jambo Tape ini tetap menjadi idaman beberapa penggemar jajanan, terutama seafood. Apalagi jika makan malam bersama anggota keluarga yang ramai, daerah ini bisa menjadi pilihan terbaik dengan harga yang masih terjangkau.

Jeulingke Sepi di Siang Padat di Malam Hari

Sebagian mungkin berpendapat bahwa kawasan Jeulingke tak lain jalan sepintas saja. Namun, jika memutarnya di malam hari kita akan menemukan tempat makan malam yang fenomenal.

Tempat makan malam terakhir adalah di seputaran Prada, Jeulingke. Tempat makan malam ini tak ubah dengan tempat makan malam di Darussalam, dua ruas jalan dipenuhi oleh penjual yang membuka lapak mereka. Menu yang ditawarkan di tempat makan ini tergolong sama dengan menu-menu dari tempat lain di atas.

Tempat makan di Prada tergolong ramai karena jumlah penduduk di sekitar masih tergolong padat. Tidak hanya itu, letak Prada yang di pinggir jalan memudahkan orang-orang yang lewat untuk singgah demi mendapatkan menu makan malam.

Memang, dari segi tempat tidak begitu strategis dan terkesan biasa saja. Namun jika melihat kondisi di daerah Jeulingke, tempat makan malam ini sangat cocok. Selain berada di pinggir jalan, juga kawasan yang padat penduduk. Di kawasan ini, selain tempat tinggal keluarga juga kos-kosan yang padat karena dekat dengan kampus di Darussalam, maupun dekat menuju ke arah kota.

Neusu di Jalan Sempit dengan Menu Istimewa

Makan malam di Neusu mungkin tidak menjadi pilihan bagi mahasiswa yang tinggal di Darussalam. Kawasan ini juga begitu sempit dengan banyak toko yang buka malam hari.

Neusu sebenarnya tempat yang strategis untuk makan malam enak dan murah. Di beberapa tempat makan di sini, kita masih bisa mendapati nasi enak tetapi sangat terjangkau. Jika melihat ke belakang, kawasan ini dekat dengan kos-kosan dan rumah sewa maupun mahasiswa yang kuliah di beberapa tempat di Banda Aceh.

Selain itu, Neusu juga jalan lalu lintas yang mudah dilalui oleh kendaraan yang pulang malam ke daerah barat selatan Aceh. Jadi, makanan yang dijual di sini bisa dengan mudah dibeli sebelum berangkat di malam hari.

Lapangan Blang Padang Tawarkan Menu Paling Ramah Kantong

Lapangan Blang Padang memang belum lama menjajakan makan malam. Dalam lima tahun terakhir, kawasan ini sangat ramai oleh mereka yang ingin bersantai di alam terbuka namun bisa makan dengan harga murah.

Dalam remang, kita bisa menikmati banyak makanan maupun minuman di sini. Semua harga yang ditawarkan tergolong pas di kantong mahasiswa yang sering nongkrong di sini malam hari.

Sumber: busy.org

Kursi-kursi yang diatur rapi malam hari di bawah pohon rindang menjadi sebuah kenikmatan tersendiri. Namun sayang, jika cuaca mendung atau hujan makan malam di sini sangat tidak direkomendasikan, bahkan bisa jadi tidak buka sama sekali.

Sehabis makan malam, kita bisa bersantai dengan naik mobil hias mengitari lapangan. Ada banyak mobil hias dengan lampu kerlap-kerlip disewa di sekitar itu malam hari. Tempat ini juga menjadi tujuan wisata anak-anak yang studi tur dari berbagai daerah Aceh maupun luar Aceh.

Selain itu, Lapangan Blang Padang juga kawasan yang dekat dengan pasar Aceh, Masjid Raya Baiturrahman dan juga Museum Tsunami. Ke pasar Aceh dan Masjid Raya Baiturrahman masih mungkin di malam hari, namun untuk ke Museum Tsunami harus menanti hari berikutnya pada jam buka.

Burger Pinggir Jalan yang Romantis

Mungkin, ada yang lupa dengan burger pinggir jalan. Nah, rupanya di beberapa kawasan, seperti Simpang Lima, Jambo Tape dan beberapa tempat lainnya, masih terdapat penjual burger pinggir jalan.

Saya suka suasana yang romantis di sini. Remang malam di bawah pohon, di depan gedung-gedung perkantoran yang tutup di malam hari, melihat kendaraan yang lewat, menjadi sebuah hal yang langka saat ini.

8 tempat makan malam di banda aceh
Sumber: foursquare.com

Meskipun gebrakan warung kopi begitu banyak di Banda Aceh tetapi burger pinggir jalan ini tidak pernah sepi. Ada suasana yang dibutuhkan oleh sebagian orang untuk tetap duduk di pinggir jalan. Apalagi, mereka yang sedang dimabuk asmara, duduk di sini selain lebih santai, bisa bercakap-cakap dengan enak, juga tergolong murah baik makanan maupun minuman.

Burger pinggir jalan di kawasan Banda Aceh sekarang juga sudah mengalami perubahan. Misalnya, di beberapa tempat sudah terdengar alunan musik indah. Sebagian lain, memasang lampu kerlap-kerlip sehingga lebih terkesan romantis bagi yang membutuhkannya.

Inilah 8 tempat makan malam yang tak boleh dilewatkan jika ke Banda Aceh. Soal menu itu tergantung selera. Soal kebersamaan itulah yang dijaga. Aceh tak selalu identik dengan aroma kopi dan warung kopi saja.

Tempat makan malam ini cukup penting untuk masuk ke dalam daftar kunjungan kita. Siapa tahu tengah malam atau dini hari merasa kelaparan, cukup mengunjungi salah satu di antara kedelapan ini yang kira-kira paling dekat dengan tempat tinggal. 8 tempat makan malam di Banda Aceh ini sangat direkomendasikan. Dengan duduk santai di 8 tempat makan malam di Banda Aceh kita akan menikmati malam yang panjang di Banda Aceh dengan indahnya.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *